Enam Korban ATR 42-500 Ditemukan Tewas di Bulusaraung

Korban
Evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Dok. AHK/Harian9 )

Makassar, Manyala.co – Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Temuan tersebut dilaporkan hingga pukul 10.46 Wita pada Rabu (21/1/2026).

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menyampaikan bahwa enam jenazah ditemukan di beberapa titik berbeda di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Lokasi penemuan berada dalam radius sekitar 50 meter dari titik penemuan korban pertama sebelumnya.

“Tim melaporkan ditemukan saat ini sampai pukul 10.46 Wita ada enam mayat,” kata Dody kepada wartawan di Posko Operasi SAR Gabungan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Menurut Dody, penyisiran masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang terlewat. Enam jenazah yang ditemukan tersebut direncanakan untuk segera dievakuasi pada hari yang sama dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban kecelakaan pesawat ini dan keduanya telah berhasil diidentifikasi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri lebih dahulu mengumumkan identitas korban perempuan.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Korban perempuan tersebut ditemukan di jurang dengan kedalaman sekitar 500 meter di puncak Gunung Bulusaraung pada Senin (19/1/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan antemortem dan postmortem, jenazah tersebut teridentifikasi sebagai pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono (33).

“Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Muhammad Haris, dalam konferensi pers di Posko DVI Polda Sulsel, Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, satu jenazah berjenis kelamin pria sebelumnya ditemukan di jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1/2026). Jenazah tersebut kemudian diketahui bernama Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hingga Rabu malam, tim DVI belum secara resmi mengumumkan identitas jenazah pria tersebut melalui konferensi pers. Identitas korban diketahui setelah pihak keluarga menerima peti jenazah di Biddokkes Polda Sulsel.

Selain enam jenazah yang ditemukan pada pagi hari, tim SAR juga menemukan satu korban lainnya sekitar pukul 12.30 Wita pada Rabu (21/1/2026). Korban ditemukan dalam kondisi berupa potongan tubuh yang belum dapat dipastikan jenis kelaminnya.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan temuan tersebut masih dalam proses pemeriksaan lanjutan oleh tim DVI. “Informasi yang saya dapat lebih condong itu berupa body part,” ujarnya.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Hingga Rabu sore, belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah total korban yang telah teridentifikasi secara lengkap.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement