Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menggelar apel pagi virtual dalam skema work from anywhere (WFA) pada Jumat (19/2), dengan penegasan penyesuaian jadwal piket guna menjaga layanan publik tetap berjalan.
Apel dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, dan diikuti seluruh jajaran pegawai. Dalam amanatnya, ia membuka kegiatan dengan menyampaikan salam serta ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada pegawai yang memasuki hari kedua puasa.
Kakanwil menyampaikan adanya penyesuaian pelaksanaan WFA dan work from home (WFH) setiap Jumat sebagaimana diatur dalam surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum. Pada 2026, kebijakan WFA tetap diberlakukan, namun dimodifikasi dengan penugasan piket di kantor untuk mengantisipasi kebutuhan layanan masyarakat yang bersifat insidental.
“Pelaksanaan WFA tetap berjalan, namun dimodifikasi dengan adanya tugas piket agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan efisien. Kehadiran petugas piket dihitung sebagai presensi,” ujar Jonny.
Penugasan piket akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit kerja dan dikoordinasikan bagian sumber daya manusia (SDM). Pegawai yang berhalangan hadir pada jadwal piket diwajibkan menyampaikan pemberitahuan sebelumnya dan mencari pengganti dari rekan sejawat.
Selain kebijakan kerja fleksibel, pimpinan juga menyoroti kinerja tim kerja yang telah dibentuk di lingkungan kantor wilayah. Ia meminta setiap tim menyusun rencana kerja terstruktur, baik mingguan maupun bulanan, untuk memastikan target semester berjalan dapat diukur dan dievaluasi secara berkala.
“Tahun ini masih tersisa 44 minggu ke depan. Agenda dan rencana kerja harus sudah tersusun dengan jelas agar pelaksanaan tugas dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala,” katanya.
Kakanwil juga menginformasikan sejumlah agenda internal, termasuk rencana buka puasa bersama serta kegiatan layanan dan bantuan hukum yang telah dijadwalkan dalam waktu dekat. Rincian teknis agenda tersebut belum disampaikan dalam apel.
Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pegawai yang menerima surat keputusan kenaikan jabatan, di antaranya pejabat fungsional perancang dan analis SDM. Menurutnya, peningkatan jabatan diharapkan memperkuat profesionalisme dan kinerja organisasi.
Menutup arahannya, Jonny mengajak seluruh jajaran menjaga semangat kerja dan tertib administrasi, termasuk optimalisasi dokumentasi melalui pemanfaatan Google Drive yang dikelola bagian SDM dan umum.
“Selamat berkarya hari ini. Mari kita laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.
Kebijakan kerja fleksibel di instansi pemerintah menjadi bagian dari penyesuaian tata kelola birokrasi pascapandemi, dengan penekanan pada efisiensi dan pemanfaatan teknologi digital. Hingga laporan ini disusun, belum ada perubahan lanjutan atas ketentuan surat edaran yang disebutkan dalam apel tersebut.
































