DPR Soroti Risiko Galon Guna Ulang Tua

Galon
DPR Soroti Risiko Galon Guna Ulang Tua.

Manyala.co – Komisi VII DPR RI menyoroti potensi risiko kesehatan dari penggunaan galon guna ulang berbahan polikarbonat yang telah berusia lama, sementara lembaga perlindungan konsumen mendesak produsen segera menarik produk tidak layak edar.

Isu ini mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) setelah anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyatakan konsumsi air dari galon tua ibarat “minum kimia”. Pernyataan tersebut memicu perhatian publik terkait keamanan galon guna ulang yang beredar luas di pasaran.

Di tengah belum adanya regulasi yang secara spesifik membatasi usia pakai galon berbahan polikarbonat, tanggung jawab pengawasan dinilai mengarah pada produsen air minum dalam kemasan (AMDK). Sejumlah pakar dan lembaga perlindungan konsumen mendesak langkah pencegahan tanpa menunggu regulasi baru.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta produsen AMDK menarik galon tua dari peredaran sebagai bentuk tanggung jawab moral. Anggota BPKN, Fitrah Bukhari, menegaskan keselamatan konsumen harus menjadi prioritas. “Secara moral, produsen punya tanggung jawab untuk menjaga kesehatan konsumen, apalagi ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Desakan tersebut menguat setelah investigasi Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menemukan 57 persen galon yang beredar di wilayah Jabodetabek telah berusia lebih dari dua tahun. KKI juga melaporkan temuan galon berusia hingga 13 tahun yang masih dijual bebas di Bogor.

Jusuf Kalla Dorong Wahdah Islamiyah Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat

Ketua KKI, David Tobing, mengimbau konsumen tidak menerima galon yang kondisinya terlihat usang. Ia menyatakan konsumen memiliki hak memilih karena harga galon baru dan lama umumnya sama. “Karena lebih buram dan kusam, galon itu lebih berpotensi menimbulkan bahaya,” katanya.

Secara teknis, konsumen dapat memeriksa kode produksi di bagian dasar galon untuk mengetahui tahun pembuatan. Ahli polimer dari Universitas Indonesia, Profesor Mochamad Chalid, menyebut batas aman penggunaan galon guna ulang sekitar 40 kali isi ulang atau setara satu tahun pemakaian. “Lebih dari itu, risiko migrasi BPA akan makin tinggi,” jelasnya.

BPA (bisphenol A) merupakan senyawa kimia yang digunakan dalam produksi plastik polikarbonat. Sejumlah penelitian internasional mengaitkan paparan BPA dalam jangka panjang dengan potensi gangguan kesehatan, meskipun standar batas aman paparan berbeda di tiap negara.

Hingga Rabu sore, belum ada pernyataan resmi dari asosiasi produsen AMDK terkait temuan tersebut. Pemerintah juga belum mengeluarkan aturan baru mengenai batas usia pakai galon guna ulang.

BPKN dan KKI mendorong masyarakat menyampaikan aduan apabila menerima galon yang dinilai tidak layak. Aduan dapat disampaikan melalui kanal resmi KKI atau pusat layanan BPKN. Lembaga konsumen berharap peran aktif masyarakat dapat menekan peredaran galon tua sekaligus mendorong produsen menjaga standar keamanan produk.

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

Isu ini menambah daftar perhatian publik terhadap keamanan kemasan pangan di Indonesia, seiring meningkatnya konsumsi air minum dalam kemasan di kawasan perkotaan.


Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement