Parpol Dukung Prabowo Dua Periode Tanpa Gibran

Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pengusaha Rakus dan Aparat Pelindung Tambang Ilegal - Prabowo - Gambar 141
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 (dok. SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Manyala.co – Sejumlah partai politik koalisi pemerintahan mulai menyatakan dukungan agar Presiden Prabowo Subianto kembali maju pada Pemilihan Presiden 2029. Namun, dukungan tersebut tidak secara eksplisit disertai nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai fenomena itu menunjukkan sikap politik yang terukur dari partai-partai pendukung pemerintah. Ia mencermati bahwa hingga pertengahan Februari 2026, belum ada partai yang secara resmi mendeklarasikan dukungan paket Prabowo-Gibran untuk periode kedua.

“Sejumlah partai politik sudah menyuarakan dukungan dua periode kepada Prabowo Subianto. Menariknya, belum ada partai politik yang memberi dukungan sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka,” ujar Jamiluddin, Senin (16/2/2026).

Partai-partai seperti PKB, Golkar, PAN, dan Demokrat dalam beberapa kesempatan menyampaikan dukungan terhadap Prabowo. Meski demikian, pernyataan tersebut belum berupa keputusan resmi partai melalui forum internal. PKB, misalnya, menyebut pembahasan calon wakil presiden masih terbuka. PAN sempat mengusulkan nama ketuanya, Zulkifli Hasan, sebagai calon pendamping, namun dinyatakan sebagai pandangan pribadi, bukan sikap resmi partai.

Menurut Jamiluddin, tidak dicantumkannya nama Gibran dapat dimaknai sebagai upaya partai politik untuk tidak “menyandera” pilihan Prabowo. “Dengan tidak menyebut Gibran, berarti partai politik tidak menyandera Prabowo untuk tetap bersama pada Pilpres 2029. Partai politik membiarkan Prabowo siapa nantinya yang cocok mendampinginya pada Pilpres 2029,” tuturnya.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Ia menilai langkah tersebut logis karena hanya Prabowo yang mengetahui tingkat kecocokan dan kebutuhan politiknya menjelang 2029. “Jadi, partai politik tampaknya berupaya menjaga etika politik. Dengan begitu, Prabowo nantinya dapat menentukan pendampingnya yang sesuai kriteria yang ditetapkannya,” kata Jamiluddin.

Dari sisi stabilitas pemerintahan, ia berpendapat pendekatan itu justru dapat menjaga kondusivitas Kabinet Merah Putih. Dengan tidak menunjukkan keberpihakan pada figur tertentu, partai koalisi dinilai menghindari potensi friksi internal menjelang kontestasi berikutnya.

“Meskipun PAN menyuarakan Ketumnya Zulkifli Hasan sebagai calon pendamping Prabowo, namun hal itu dinyatakan sebagai pandangan pribadi. Hal itu bukanlah suara resmi PAN, sehingga tidak akan mengganggu secara politis jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Dukungan terhadap Prabowo untuk dua periode muncul di tengah dinamika politik nasional pasca Pemilu 2024 yang mengantarkan pasangan Prabowo-Gibran ke kursi eksekutif. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Prabowo maupun Gibran terkait komposisi pasangan pada Pilpres 2029.

Secara hukum, masa jabatan presiden di Indonesia dibatasi maksimal dua periode. Dengan demikian, Prabowo masih memiliki peluang konstitusional untuk mencalonkan diri kembali pada 2029. Namun, dinamika koalisi dan konfigurasi politik menjelang pemilu mendatang diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh konsolidasi partai dalam beberapa tahun ke depan.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Belum ada konfirmasi resmi dari partai-partai terkait keputusan final mengenai pasangan calon 2029 hingga Senin siang.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement