Trump Ancam Iran Terkait Dugaan Ranjau di Selat Hormuz

Trump
Perahu berlayar di perairan Selat Hormuz dari arah Khasab di Oman, Semenanjung Musandam, 25 Juni 2025.(Dok. AFP/GIUSEPPE CACACE)

Manyala.co – Presiden Donald Trump memperingatkan Iran mengenai kemungkinan konsekuensi militer jika negara itu benar-benar memasang ranjau laut di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Peringatan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada 10 Maret 2026.

Trump mengatakan bahwa ia belum menerima laporan resmi mengenai pemasangan ranjau tersebut, namun mendesak Iran untuk segera menghapusnya jika memang telah ditempatkan.

“Jika karena alasan apa pun ranjau telah ditempatkan, dan tidak segera disingkirkan, konsekuensi militer bagi Iran akan berada pada level yang belum pernah terlihat sebelumnya,” tulis Trump dalam unggahannya.

Ia menambahkan bahwa tindakan Iran untuk menyingkirkan ranjau tersebut dapat menjadi langkah positif dalam meredakan ketegangan regional.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

“Jika, di sisi lain, mereka menyingkirkan apa yang mungkin telah ditempatkan, itu akan menjadi langkah raksasa ke arah yang benar,” lanjutnya.

Trump juga menyatakan bahwa militer Amerika Serikat dapat menggunakan sistem rudal yang sebelumnya digunakan untuk menargetkan kapal penyelundup narkotika di wilayah Amerika Latin.

Menurutnya, sistem tersebut dapat digunakan untuk menghancurkan kapal yang mencoba menempatkan ranjau di jalur pelayaran tersebut.

“Mereka akan ditangani dengan cepat dan keras. Waspadalah,” tulis Trump.

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan dari media Amerika Serikat CNN yang mengutip sumber anonim dalam komunitas intelijen AS.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Laporan tersebut menyebut Iran diduga mulai menempatkan ranjau laut di wilayah Selat Hormuz sebagai bagian dari eskalasi konflik regional.

Namun hingga kini belum ada konfirmasi independen yang dapat memverifikasi secara langsung klaim tersebut.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi global.

Menurut berbagai laporan industri energi, hampir 20 persen dari pasokan minyak dunia melewati jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman tersebut.

Gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi memicu ketidakstabilan pasar energi global serta meningkatkan harga minyak dunia.

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Sejumlah laporan juga menyebut lalu lintas kapal tanker di jalur tersebut mengalami gangguan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk.

Namun data operasional terbaru mengenai tingkat lalu lintas kapal di wilayah tersebut belum dipublikasikan secara resmi oleh otoritas pelayaran internasional.

Sementara itu, Gedung Putih memberikan klarifikasi mengenai laporan yang beredar terkait keterlibatan militer Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada operasi pengawalan kapal tanker minyak oleh militer AS di Selat Hormuz.

Pernyataan itu muncul setelah akun media sosial yang dikaitkan dengan pejabat energi AS sempat mengunggah klaim mengenai pengawalan kapal tanker di wilayah tersebut.

Unggahan tersebut kemudian dihapus tanpa penjelasan lebih lanjut.

Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian internasional karena kawasan tersebut telah lama menjadi titik ketegangan strategis antara Iran dan negara-negara Barat.

Dalam beberapa dekade terakhir, ancaman terhadap jalur pelayaran di wilayah itu sering memicu kekhawatiran akan gangguan terhadap pasokan energi global.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai laporan dugaan pemasangan ranjau tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement