Polri Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Polri
Tangkapan layar terduga pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS (dok. detik,com)

Manyala.co – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan telah memeriksa dua saksi terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) berinisial AY di Jakarta, dalam penyelidikan yang kini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat dengan dukungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Kasus tersebut ditangani setelah diterbitkannya laporan polisi Model A dengan nomor LP 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.

Kepala Divisi Humas Polri Jhonny Eddizon Isir mengatakan penyelidikan dilakukan sebagai langkah proaktif aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.

“Polres Jakarta Pusat, kemudian bagian daripada langkah proaktif, tadi sudah menerbitkan laporan polisi model A. Di samping itu juga kemudian meminta Visum et Repertum awal terhadap kondisi luka dari saksi korban AY,” kata Jhonny dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan oleh tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat yang mendapat dukungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Ia menambahkan bahwa kasus tersebut juga menjadi perhatian langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Polri menegaskan penyelidikan dilakukan secara prosedural dan profesional dengan pendekatan ilmiah dalam penyidikan tindak pidana.

Pendekatan tersebut dikenal sebagai crime science investigation, yang memanfaatkan metode ilmiah serta teknologi untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti.

Dalam proses penyelidikan, aparat kepolisian saat ini tengah mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk rekaman kamera pengawas.

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisa lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya. Mohon dukungan doa,” ujar Jhonny.

Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik

Hingga saat ini, polisi belum mengungkap identitas kedua saksi yang telah diperiksa maupun kronologi detail peristiwa penyiraman tersebut.

Kondisi korban juga belum dijelaskan secara rinci selain keterangan bahwa polisi telah meminta pemeriksaan medis awal melalui visum et repertum untuk mendokumentasikan luka yang dialami korban.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sering menjadi perhatian publik karena dinilai berkaitan dengan keselamatan pembela hak asasi manusia di Indonesia.

Serangan dengan air keras dapat menyebabkan luka permanen serta dampak psikologis jangka panjang bagi korban.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil sebelumnya juga kerap mendorong penegak hukum untuk mengusut secara tuntas setiap kasus kekerasan terhadap aktivis.

Wali Kota Makassar Munafri Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai kemungkinan motif serangan terhadap aktivis Kontras tersebut.

Penyelidikan masih berlangsung dan aparat kepolisian menyatakan akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengidentifikasi pelaku.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

05

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Kolom

× Advertisement
× Advertisement