Kasus Gas N2O Ilegal Whip Pink Dibongkar, Ini Fakta Lengkapnya

Whip Pink
Produsen Whip Pink di Kemayoran, Jakpus, digerebek Bareskrim Polri. (dok. Detikcom)

Manyala – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan produksi dan distribusi ilegal gas Nitrous Oxide (N2O) pada April 2026, dengan penangkapan sembilan tersangka serta penyitaan fasilitas di 12 kota besar.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan produksi dan peredaran ilegal gas Nitrous Oxide (N2O) atau yang dikenal sebagai “gas tertawa” bermerek Whip Pink. Pengungkapan ini dilakukan pada pertengahan April 2026 setelah aparat menelusuri aktivitas distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam operasi tersebut, polisi menggerebek satu pabrik utama yang berlokasi di Jakarta. Selain itu, aparat juga menemukan sebanyak 16 gudang penyimpanan yang tersebar di 12 kota besar, di antaranya Makassar, Bandung, dan Bali. Jaringan ini diketahui beroperasi secara terstruktur dengan sistem distribusi yang menjangkau berbagai daerah.

Produk gas N2O tersebut dipasarkan secara luas melalui media sosial dan platform marketplace. Distribusinya dilakukan menggunakan jasa transportasi daring, termasuk ojek online, yang memudahkan akses konsumen di berbagai wilayah tanpa melalui jalur distribusi resmi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, bisnis ilegal ini dijalankan oleh sebuah perusahaan yang tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dari aktivitas tersebut, jaringan ini diperkirakan mampu meraup keuntungan hingga Rp7,1 miliar per bulan, mencerminkan tingginya permintaan terhadap produk tersebut di pasar.

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat telah menangkap sembilan orang tersangka yang masing-masing berinisial S, AR, P, NHM, E, ST, SL, SP, dan AS. Para tersangka memiliki peran berbeda dalam jaringan, mulai dari produsen, pengelola gudang, hingga pihak yang bertanggung jawab atas distribusi barang kepada konsumen.

Gas Nitrous Oxide yang beredar tanpa pengawasan ini diketahui memiliki risiko tinggi apabila disalahgunakan. Secara medis, zat tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, hipoksia atau kekurangan oksigen, hingga berpotensi menyebabkan kematian dalam kondisi tertentu.

Penggunaan N2O sebenarnya memiliki fungsi legal dalam bidang medis dan industri, seperti anestesi dalam prosedur kesehatan. Namun, peredaran tanpa izin dan penyalahgunaan untuk konsumsi rekreasional menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Pengungkapan jaringan ini menunjukkan adanya tren penyalahgunaan zat non-narkotika yang berpotensi membahayakan, seiring dengan berkembangnya pola distribusi berbasis digital. Aparat menilai penggunaan media sosial dan platform daring menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran produk ilegal tersebut.

Hingga laporan ini disusun, pihak kepolisian belum merinci jumlah barang bukti yang disita dalam operasi tersebut. Proses penyidikan masih berlangsung untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta memperluas pengungkapan jaringan yang lebih besar.

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

02

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

03

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

04

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

05

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

06

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

07

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

08

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement