Wali Kota Makassar Bongkar Dugaan Suap Jabatan: Kepsek dan Kabid Tawarkan Uang Agar Tidak Dimutasi

Wali Kota Makassar Bongkar Dugaan Suap Jabatan: Kepsek dan Kabid Tawarkan Uang Agar Tidak Dimutasi -  - Gambar 2495
Foto: Makassar Info

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkap adanya dugaan praktik suap yang melibatkan sejumlah kepala sekolah (kepsek) dan kepala bidang (kabid) di lingkungan pemerintahan kota. Menurutnya, beberapa pejabat menawarkan sejumlah uang agar tidak dimutasi dari jabatannya. Ia menegaskan bahwa praktik semacam ini harus dihentikan demi menciptakan birokrasi yang bersih dan profesional.

Munafri menegaskan bahwa sistem pemerintahan harus berjalan berdasarkan kinerja dan kompetensi, bukan karena transaksi uang atau lobi-lobi politik. Ia mengaku tidak akan memberi toleransi bagi pihak-pihak yang mencoba mempertahankan jabatan dengan cara yang tidak etis. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menindak tegas setiap oknum yang terlibat dalam praktik ini.

Sebagai langkah nyata, Munafri akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) yang menduduki jabatan tertentu benar-benar memiliki kapasitas dan dedikasi dalam menjalankan tugasnya. Dengan cara ini, ia berharap dapat mencegah terjadinya praktik jual beli jabatan yang dapat merugikan masyarakat.

Menurutnya, mutasi dalam pemerintahan adalah hal yang wajar dan bagian dari penyegaran organisasi. Ia meminta para pejabat untuk menerima keputusan mutasi dengan profesionalisme, bukan justru mencari cara agar tetap bertahan di posisi mereka. Jika merasa layak mempertahankan jabatan, para pejabat seharusnya menunjukkan kinerja yang baik, bukan melakukan transaksi yang melanggar etika dan aturan.

Munafri juga mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk aktif mengawasi jalannya pemerintahan. Partisipasi publik sangat penting dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan transparan. Ia membuka ruang bagi siapa saja yang ingin melaporkan dugaan transaksi dalam mutasi jabatan. Laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi penting dalam memperbaiki sistem birokrasi yang ada.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Selain itu, ia akan segera mengumpulkan seluruh kepala OPD, kepala sekolah, dan pejabat terkait untuk memberikan arahan langsung mengenai pentingnya integritas dalam pemerintahan. Munafri ingin memastikan bahwa seluruh pejabat memahami bahwa tugas utama mereka adalah melayani masyarakat, bukan sekadar mempertahankan jabatan dengan cara yang tidak benar.

Sebagai pemimpin baru Kota Makassar, Munafri berkomitmen untuk memberantas praktik suap dan transaksional dalam birokrasi. Ia ingin memastikan bahwa setiap pejabat dipilih dan dipertahankan berdasarkan kapabilitas, bukan karena kedekatan atau imbalan tertentu. Dengan langkah ini, ia berharap pemerintahan Kota Makassar dapat berjalan lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kepala sekolah SD, SMP, konyol ini, bahkan ada yang sampai Kabid. Bukan orang tawarkan tapi dia menawarkan dirinya, (bilang) ‘berapa saya bayar kalau masih tinggal tetap di sini, pak’. Coba bayangkan, di mana mental, apa yang kita mau harapkan dari orang seperti ini. Tidak ada,” ujar Appi usai menyampaikan penggantian sejumlah Plt kepala OPD di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (4/3/2025).

Dengan adanya kebijakan tegas ini, Munafri optimistis bahwa perubahan positif dapat terwujud dalam birokrasi Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan, dan setiap pejabat harus bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kota.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement