Banjir Setinggi 50 Cm Rendam Ruas Moncongloe–Makassar Akibat Hujan Sepekan

Banjir
Banjir Setinggi 50 Cm Rendam Ruas Moncongloe–Makassar.

Makassar, Manyala.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, selama sepekan terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan dan kawasan pemukiman terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Genangan paling parah terjadi di Dusun Pamanjengan, Desa Moncongloe Induk, yang berada di jalur alternatif Poros Moncongloe–Makassar. Ruas ini merupakan akses vital penghubung Kabupaten Maros dengan Kota Makassar dan menjadi jalur harian warga untuk bekerja maupun distribusi logistik.

Aktivitas Terganggu, Drainase Buruk Jadi Penyebab

Akibat banjir, arus kendaraan di jalur tersebut tersendat. Pengendara terpaksa berjalan perlahan untuk menghindari mogok atau terjebak genangan. Salah satu pengguna jalan, Beni, mengatakan banjir di kawasan itu bukan fenomena baru.

“Hampir tiap tahun banjir di sini, tapi belum ada penanganan yang jelas. Airnya tinggi sekali kalau hujan deras,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa penyebab utama genangan bukan hanya curah hujan tinggi, tetapi juga sistem drainase yang tidak berfungsi optimal serta tumpukan sampah di bawah jembatan.

LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website, Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital

“Genangan di sekitar kantor desa mencapai 30 sampai 50 sentimeter. Di area pemukiman sekitar 30 sentimeter. Drainase tersumbat dan banyak sampah kiriman yang menutup aliran air,” jelasnya.

Ia menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maros untuk memperbaiki saluran air dan menormalisasi aliran yang tersumbat.

Pemerintah Kabupaten Naikkan Status Siaga Bencana

Memasuki puncak musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros meningkatkan status menjadi siaga bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kepala BPBD Maros, Towaddeng, mengatakan posko siaga 24 jam sudah diaktifkan sejak pekan lalu, dengan 30 personel yang bertugas secara bergantian dua sif setiap hari.

“Sesuai rilis BMKG, sejak 11 November ini sudah masuk puncak awal musim hujan. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan pohon tumbang,” ujarnya.

Kuasai Fasum Sejak 1975, 16 PKL Pasar Cidu Makassar Direlokasi Demi Akses Lancar

Sebagai langkah mitigasi, BPBD melakukan pemangkasan pohon berisiko tumbang di sepanjang jalur Poros Makassar–Maros hingga Maros–Bone. Wilayah dengan potensi longsor juga dipetakan, terutama di Camba, Cenrana, dan Mallawa, sedangkan daerah yang rawan banjir tahunan meliputi Maros Baru, Lau, dan Bontoa.

“Wilayah pesisir seperti Maros Baru hampir setiap tahun terdampak banjir. Karena itu kami terus lakukan sosialisasi dan patroli rutin,” tambahnya.

Fasilitas dan Sistem Peringatan Dini

Dari sisi peralatan, BPBD menyatakan telah menyiapkan sarana evakuasi yang dianggap cukup untuk skala kabupaten, termasuk delapan perahu polyteling dan dua perahu karet untuk membantu warga terdampak banjir.

“Untuk ukuran kabupaten, peralatan kita sudah memadai. Tapi pengalaman banjir Februari lalu menunjukkan perlunya penambahan armada di daerah berarus deras,” kata Towaddeng.

Sebagai bagian dari sistem peringatan dini, BPBD juga telah mengoperasikan tiga alat deteksi bencana yang terhubung langsung dengan BMKG. Perangkat itu memantau potensi banjir di Sungai Maros (Hulu Pakere), angin kencang di Tanralili, serta aktivitas gempa di kantor BPBD Maros.

Wali Kota Munafri: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

“Jika ada peningkatan curah hujan atau potensi bahaya, sinyal peringatan otomatis dikirim ke posko untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.

Banjir tahunan di kawasan Moncongloe diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir November, seiring prakiraan BMKG yang memprediksi curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement