Bukan China atau Rusia, Negara Ini Rajai Emas Dunia 2026

Emas
Ilustrasi emas batangan. Bank Dunia merilis proyeksi harga emas dunia di tahun 2026-2027. (Dok. ANTARA/ HO-Bos Emas Indonesia)

Manyala.co – Amerika Serikat mempertahankan posisinya sebagai negara dengan cadangan emas terbesar di dunia pada 2026, di tengah meningkatnya peran emas sebagai aset lindung nilai global menghadapi inflasi, ketegangan geopolitik, dan ketidakpastian keuangan internasional.

Data yang dihimpun dari Statistik Keuangan Internasional Dana Moneter Internasional (IMF) dan deklarasi resmi pemerintah menunjukkan bahwa AS memiliki cadangan emas sebesar 8.133,46 ton. Jumlah tersebut menempatkan AS jauh di atas negara lain dalam daftar sepuluh besar pemilik emas dunia.

Cadangan emas AS disimpan di sejumlah fasilitas strategis, termasuk Federal Reserve Bank of New York dan Fort Knox. Kepemilikan emas dalam jumlah besar ini menjadi salah satu pilar stabilitas keuangan Negeri Paman Sam dan berfungsi sebagai penopang kepercayaan terhadap sistem keuangannya.

Eropa masih memegang peran signifikan dalam lanskap emas global. Jerman menempati posisi kedua dengan cadangan sebesar 3.350,25 ton, disusul Italia dengan 2.451,84 ton dan Prancis dengan 2.437 ton. Sebagian besar cadangan tersebut terakumulasi sejak era sistem moneter Bretton Woods pada pertengahan abad ke-20.

Jika digabungkan, kepemilikan emas negara-negara utama Eropa mendekati total cadangan emas AS, meskipun tersebar di berbagai negara. Cadangan ini hingga kini tetap menjadi fondasi stabilitas moneter dan cadangan devisa kawasan tersebut.

Prabowo Lantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan

Rusia berada di posisi kelima dengan cadangan emas sebesar 2.329,63 ton. Sementara itu, China menempati peringkat keenam dengan kepemilikan 2.303,51 ton. Dalam beberapa tahun terakhir, China secara konsisten menambah cadangan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset dan pengurangan ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.

India juga tercatat meningkatkan kepemilikan emasnya. Negara tersebut berada di peringkat ketujuh dengan cadangan sebesar 880,18 ton. Peningkatan ini mencerminkan upaya India memperkuat ketahanan ekonomi di tengah volatilitas mata uang dan ketidakpastian ekonomi global.

Jepang menempati posisi kedelapan dengan cadangan emas sebesar 845,97 ton, diikuti Turki dengan 641,28 ton dan Belanda dengan 612,45 ton. Meski berada di luar lima besar, negara-negara tersebut tetap memandang emas sebagai komponen penting dalam pengelolaan cadangan devisa.

Emas
Ilustrasi Cadangan Emas Dunia 2026. (Dok. Ist)

Bank sentral di berbagai negara terus mempertahankan emas karena nilainya yang dianggap stabil dan memiliki likuiditas tinggi. Berbeda dengan mata uang fiat, emas memiliki nilai intrinsik dan dapat diperdagangkan secara global dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.

Secara historis, emas memainkan peran sentral dalam sistem moneter internasional. Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, banyak negara menerapkan standar emas, di mana mata uang dapat ditukar langsung dengan emas fisik. Sistem ini kemudian berkembang menjadi Bretton Woods setelah Perang Dunia II, sebelum akhirnya dihentikan pada 1971.

Epstein Berulang Kali Upaya Bertemu Putin, Arsip AS Ungkap Fakta

Hingga 2026, emas tetap dipandang sebagai aset strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Tren peningkatan cadangan emas mencerminkan kehati-hatian negara-negara dalam menghadapi risiko global yang masih berlanjut, meskipun belum ada perubahan kebijakan moneter global yang signifikan hingga laporan ini diterbitkan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom