Iuran Dewan Perdamaian Akan Dialokasikan Lewat Anggaran Kemenhan

Dewan
Iuran Dewan Perdamaian Akan Dialokasikan Lewat Anggaran Kemenhan.

Manyala.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan alokasi iuran partisipasi Indonesia dalam Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump direncanakan bersumber dari anggaran Kementerian Pertahanan, meski hingga kini belum ada keputusan final pemerintah.

Purbaya menyampaikan bahwa mekanisme pembiayaan keanggotaan Dewan Perdamaian pada prinsipnya akan melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Namun, ia menegaskan pembahasan anggaran tersebut masih berjalan dan belum ditetapkan secara resmi dalam postur anggaran negara.

“Ya. Nanti, (anggaran tersebut) pasti selalu lewat Kemenhan,” ujar Purbaya kepada awak media usai menghadiri Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Ia menambahkan, pemerintah tetap membuka opsi reorientasi anggaran lintas kementerian apabila alokasi yang tersedia tidak mencukupi.

Menurut Purbaya, prinsip kehati-hatian akan menjadi dasar utama dalam setiap keputusan penganggaran, terutama menyangkut komitmen internasional yang bernilai besar. Pemerintah, kata dia, akan memastikan agar kebijakan fiskal tetap berada dalam koridor yang prudent dan berkelanjutan.

“Kalau tidak cukup, kami reorientasi. Yang penting kami akan jaga anggaran tetap prudent,” lanjutnya.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, Kementerian Pertahanan memperoleh alokasi sebesar Rp 187,1 triliun. Anggaran tersebut ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2025 yang diundangkan pada 28 November 2025.

Dalam peraturan tersebut, anggaran Kemenhan dibagi ke dalam dua fungsi utama, yakni fungsi pertahanan dan fungsi pendidikan. Fungsi pertahanan menjadi porsi terbesar dengan alokasi Rp 186,6 triliun, sementara fungsi pendidikan memperoleh anggaran Rp 490 miliar.

Sebagian besar anggaran pertahanan diarahkan untuk modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI) lintas matra. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk kebutuhan non-alutsista serta pembangunan sarana dan prasarana penunjang pertahanan nasional.

Isu pendanaan Dewan Perdamaian mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Board of Peace Charter pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Penandatanganan itu menandai langkah simbolis Indonesia bergabung dalam forum internasional yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump sebagai upaya mendorong resolusi perdamaian di Gaza.

Dalam skema yang diusulkan, Trump menetapkan iuran keanggotaan sebesar 1 miliar dolar AS per negara. Nilai tersebut setara sekitar Rp 16,76 triliun atau hampir Rp 17 triliun berdasarkan kurs saat ini.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace didasari oleh komitmen diplomasi damai di kawasan Timur Tengah. Ia menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia bertujuan mendorong tercapainya solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian konflik Palestina-Israel.

“Khususnya di Palestina dan di Gaza,” ujar Sugiono usai pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh-tokoh Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Hingga Rabu pagi, pemerintah belum mengumumkan keputusan final mengenai sumber anggaran dan mekanisme pembayaran iuran keanggotaan Dewan Perdamaian tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement