Manyala.co – Suasana halaman kantor Bupati Enrekang pada Senin, 15 September 2025, mendadak ramai ketika dua pemuda tiba dengan sepeda onthel. Mereka adalah Badik, warga asal Bamba Enrekang, serta Ciwang atau Andi Riswan Mattoreang, yang bermukim di Masamba, Sulawesi Selatan. Kehadiran keduanya disambut langsung oleh Bupati Enrekang, H.M. Yusuf Ritangnga, bersama Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro.
Kedua pemuda ini baru saja menyelesaikan perjalanan panjang penuh tantangan, yakni bersepeda menempuh rute Enrekang–Manado pulang pergi. Total jarak yang mereka lewati mencapai sekitar 3.030 kilometer dengan melintasi empat provinsi. Perjalanan ini memakan waktu 44 hari. Rutenya dimulai dari Enrekang di Sulawesi Selatan, kemudian melewati Mamuju (Sulawesi Barat), lanjut ke Palu (Sulawesi Tengah), menuju Manado (Sulawesi Utara), sebelum akhirnya kembali lagi ke Enrekang.
Motivasi perjalanan ini ternyata bukan sekadar hobi. Badik menjelaskan bahwa dirinya memiliki nazar yang harus ditunaikan apabila pasangan Yusuf Ritangnga–Andi Tenri Liwang berhasil memenangkan Pilkada Enrekang 2024. “Saya berangkat ke Manado naik sepeda, sampai di sana kembali ke Enrekang teman asal Manado (Ciwang) ikut ke Enrekang dan nanti dia sendirian kembali lagi ke Masamba,” ungkap Badik.
Menurut Badik, selain membayar nazar, perjalanan jauh ini juga menjadi sarana memasyarakatkan gaya hidup sehat melalui olahraga bersepeda. “Selama perjalanan itu baik-baik saja, tidak ada hambatan atau rintangan. Ini bentuk komitmen membayar nazar atas kemenangan H.M. Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro di Pilkada Enrekang,” akunya. Ia juga menambahkan bahwa aksi tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menimba pengalaman baru sekaligus mengkampanyekan gerakan hidup sehat lewat bersepeda atau Mager (malas gerak) yang dilawan dengan aktivitas positif.
Menariknya, meski menempuh ribuan kilometer, kondisi keduanya tetap sehat dan segar saat tiba di Enrekang. Hal ini membuat warga yang turut menyambut merasa kagum dan memberi dukungan.
Bupati Yusuf Ritangnga sendiri mengaku sangat mengapresiasi semangat kedua pemuda ini. Ia menyebutkan bahwa keberanian mereka bukan hanya sekadar menepati janji pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Enrekang. “Terima kasih kedua kawan kami, Badik dan Ciwang, telah membayar nazar. Itu wujud dorongan komitmen kami membawa kesejahteraan masyarakat Enrekang. Insya Allah kami akan berbuat sebaik mungkin untuk kemajuan Kabupaten Enrekang,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Andi Tenri Liwang yang turut mendampingi dalam penyambutan menilai aksi tersebut mencerminkan dukungan nyata masyarakat terhadap kepemimpinan yang tengah berjalan.
Dengan semangat gowes yang mereka tunjukkan, perjalanan Badik dan Ciwang kini menjadi cerita tersendiri di tengah masyarakat Enrekang. Lebih dari sekadar olahraga, aksi mereka dianggap sebagai simbol ketulusan rakyat yang memberi dukungan kepada pemimpin daerahnya.
































