Farhan Pastikan Teras Cihampelas Tetap Berdiri, Tolak Usulan Pembongkaran dari Gubernur Dedi Mulyadi

Farhan Pastikan Teras Cihampelas Tetap Berdiri, Tolak Usulan Pembongkaran dari Gubernur Dedi Mulyadi - Farhan - Gambar 800
Farhan Pastikan Teras Cihampelas Tetap Berdiri, Tolak Usulan Pembongkaran dari Gubernur Dedi Mulyadi.

Manyala.co – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung tidak akan membongkar Teras Cihampelas, skywalk ikonik yang dibangun pada era kepemimpinan Ridwan Kamil. Meski menerima kritik tajam dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Farhan menegaskan bahwa langkah pembongkaran belum menjadi pilihan, mengingat belum ada dasar hukum dan rekomendasi resmi untuk pelepasan aset dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sejauh ini, saya belum menerima rekomendasi dari BPK untuk melakukan pelepasan aset. Jadi, pembongkaran belum bisa kita lakukan,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (7/7/2025).

Kritik Gubernur dan Tantangan Politik

Sebelumnya, Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, menyuarakan kritik terhadap keberadaan Teras Cihampelas. Ia menyebut bahwa skywalk sepanjang kawasan Cihampelas tersebut justru menyebabkan kawasan menjadi semrawut, macet, dan mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Bahkan, Dedi secara terbuka menantang Farhan agar berani menertibkan area tersebut, termasuk membongkar infrastruktur yang menelan biaya sebesar Rp 48,5 miliar dari APBD Kota Bandung.

Namun, alih-alih merespons dengan emosional, Farhan memilih jalur administratif dan teknokratis. Menurutnya, Teras Cihampelas bukanlah beban, melainkan potensi yang masih bisa dikembangkan. Ia bahkan menyatakan bahwa pemeliharaan dan perbaikan kawasan tersebut telah dialokasikan dalam anggaran kota dan siap dijalankan oleh beberapa dinas teknis.

Apresiasi Pengungkapan Kasus Vape Narkoba, Bimantoro: Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkotika

Rencana Renovasi dan Kolaborasi Antardinas

Farhan menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah menyusun rencana renovasi dan revitalisasi terhadap Teras Cihampelas, yang akan melibatkan sejumlah instansi teknis seperti Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), hingga dinas kewilayahan setempat.

“Teras Cihampelas sudah pasti akan kita renovasi oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga. Untuk pencahayaan, Dishub akan menangani, khususnya di bagian atas dan area pedestrian,” papar Farhan.

Ia menambahkan bahwa anggaran renovasi tidak dikonsentrasikan di satu dinas saja, melainkan dibagi ke beberapa dinas agar lebih efisien. Pembagian ini diharapkan mempercepat proses perbaikan dan menjaga kualitas layanan fasilitas umum tersebut.

Minim PAD, Tapi Akan Diintervensi Ekonomi

Bimantoro Wiyono Sampaikan Pandangan Terkait Pengawasan dalam RUU Polri

Meski begitu, Farhan tidak menampik bahwa kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Teras Cihampelas tergolong minim. Ia menyebut bahwa selama ini, tidak ada pemasukan yang signifikan dari kawasan tersebut, utamanya karena rendahnya aktivitas UMKM dan keterbatasan dalam pengelolaan pascapandemi.

“Selama ini hanya dua dinas yang bertanggung jawab, yaitu Dinas Koperasi dan KUKM serta DSDABM. Dinas Koperasi mengurus UMKM-nya, sementara DSDABM sebatas melakukan perbaikan ringan. Ketika aktivitas UMKM-nya tidak berjalan, otomatis tidak ada kontribusi PAD yang masuk,” jelasnya.

Sebagai respons terhadap masalah tersebut, Farhan menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan strategi intervensi ekonomi agar kawasan Teras Cihampelas kembali hidup dan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bandung.

Menjaga Warisan Kota Sambil Berinovasi

Farhan mengakui bahwa skywalk Teras Cihampelas memang perlu ditata ulang agar tetap relevan dan tidak menjadi beban visual maupun infrastruktur kota. Namun, ia menilai bahwa membongkar infrastruktur tersebut bukanlah solusi jangka panjang, melainkan justru akan menimbulkan pemborosan anggaran dan kehilangan identitas kota.

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Itu selama ini diserahkan kepada wilayah. Jadi nanti kita akan bikin sedemikian rupa agar pengelolaannya dibagi secara kolektif. Harapannya ini bisa menjadi aset yang produktif, bukan hanya simbol,” katanya.

Dengan pernyataan ini, Farhan menegaskan komitmennya sebagai wali kota untuk tidak semata-mata mengikuti tekanan politik, melainkan lebih fokus pada penataan kota secara rasional, terukur, dan partisipatif.

Penutup

Kontroversi mengenai masa depan Teras Cihampelas kini menempatkan Wali Kota Farhan dalam sorotan publik. Namun, pendekatannya yang berbasis pada regulasi dan efisiensi anggaran menandai upaya untuk menyeimbangkan antara warisan infrastruktur dan kebutuhan tata kota modern. Di tengah dinamika politik dan kritik dari provinsi, Farhan tampaknya memilih jalur diplomatis dengan tetap mengedepankan perencanaan dan kolaborasi sebagai kunci penataan ruang publik Bandung ke depan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Angkat Berbagai Aspirasi Masyarakat di Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesehatan

02

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

03

La Tinro Minta Penguatan Tata Kelola Olahraga untuk Mendukung Peningkatan Prestasi Atlet

04

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

05

Di Bawah Kepemimpinan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang, Kabupaten Enrekang Raih WTP dari BPK RI

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement