Gunung Raung Meletus Dua Kali di Hari yang Sama, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Gunung Raung Meletus Dua Kali di Hari yang Sama, Kolom Abu Capai 1.000 Meter - Raung - Gambar 790
Gunung Raung Meletus Dua Kali di Hari yang Sama, Kolom Abu Capai 1.000 Meter.

Manyala.co – Aktivitas vulkanik Gunung Raung kembali meningkat tajam setelah gunung api aktif yang terletak di perbatasan tiga kabupaten di Jawa Timur Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember mengalami dua kali letusan dalam satu hari pada Senin pagi, 7 Juli 2025.

Letusan pertama tercatat terjadi pada pukul 01.36 WIB. Berdasarkan laporan dari Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung, Burhan Althea, kolom abu saat itu membubung setinggi 1.000 meter dari puncak gunung, atau berada di ketinggian sekitar 4.332 meter di atas permukaan laut (mdpl). Abu yang dimuntahkan dari kawah utama tampak berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang dan condong ke arah barat daya.

Tak berselang lama, letusan kedua kembali mengguncang kawasan sekitar pukul 03.21 WIB. Kali ini, tinggi kolom abu teramati mencapai 800 meter dari puncak, atau sekitar 4.132 mdpl. Arah sebaran abu bergeser ke selatan, namun tetap menunjukkan aktivitas vulkanik yang aktif dan berbahaya.

Catatan Aktivitas Selama Juli: Erupsi Tujuh Kali

Erupsi pada Senin pagi tersebut menambah daftar panjang aktivitas vulkanik Gunung Raung sepanjang bulan Juli 2025. Hingga awal bulan ini saja, PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) telah mencatat sedikitnya tujuh kali erupsi dengan tinggi kolom letusan bervariasi, mulai dari 400 meter hingga 1.000 meter di atas puncak gunung.

Tuntas di 14 Kecamatan, Jelajah Sampah Makassar Kumpulkan 1,5 Ton Sampah

Burhan menjelaskan bahwa meskipun intensitas letusan masih tergolong sedang, namun frekuensi aktivitasnya menunjukkan bahwa Gunung Raung belum menunjukkan tanda-tanda mereda dalam waktu dekat. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di wilayah sekitarnya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap remeh kondisi saat ini.

Status Waspada Tetap Ditetapkan, Masyarakat Diminta Patuhi Zona Bahaya

Saat ini, status aktivitas Gunung Raung masih berada di Level II atau Waspada. Dengan status ini, PVMBG menetapkan sejumlah rekomendasi yang wajib dipatuhi oleh masyarakat, wisatawan, maupun pihak-pihak terkait yang berada di sekitar kawasan Gunung Raung.

Rekomendasi utama yang ditekankan adalah larangan untuk melakukan aktivitas apapun dalam radius tiga kilometer dari kawah puncak. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menuruni kaldera dan dilarang bermalam di area sekitar kawah, karena dikhawatirkan letusan susulan bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan dini.

“Ini bukan hanya soal debu vulkanik atau abu tipis yang terbawa angin. Potensi bahaya bisa berupa lontaran material pijar, gas beracun, dan erupsi freatik yang sangat berbahaya,” ujar Burhan saat memberikan keterangan pers.

Jelajah Sampah Titik ke-14, Appi-Melinda Ajak Warga Pilah Sampah sebagai Gerakan Bersama

Kondisi Cuaca dan Arah Angin Jadi Faktor Penentu Dampak Abu

Dalam pengamatan yang dilakukan tim pos pemantauan, abu dari letusan Gunung Raung terdeteksi menyebar ke dua arah yang berbeda dalam dua letusan terakhir—barat daya dan selatan. Ini menunjukkan bahwa arah angin dan kondisi cuaca turut mempengaruhi persebaran abu vulkanik, yang bisa berdampak pada kawasan pemukiman maupun jalur penerbangan jika aktivitas meningkat.

Meskipun belum ada laporan gangguan terhadap transportasi udara, otoritas penerbangan telah diminta untuk terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Raung guna mengantisipasi potensi gangguan bagi rute penerbangan domestik dan internasional di wilayah selatan Jawa.

Ancaman Abu Vulkanik dan Mitigasi Bencana

Abu vulkanik tidak hanya berbahaya bagi pernapasan manusia, tetapi juga dapat merusak lahan pertanian, merusak infrastruktur seperti atap rumah dan jaringan listrik, hingga mencemari sumber air bersih. Pemerintah daerah dan relawan kebencanaan pun mulai melakukan distribusi masker dan memberi imbauan kepada warga di kecamatan terdekat untuk menyiapkan skenario evakuasi dini jika diperlukan.

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

Sebagai bagian dari mitigasi, PVMBG terus memantau aktivitas seismik Gunung Raung melalui instrumen-instrumen yang tersebar di sekitar gunung. Warga juga diimbau untuk mengakses informasi dari sumber resmi dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu menyesatkan yang beredar di media sosial.

Gunung Raung: Karakter dan Riwayat Letusan

Gunung Raung merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Dengan kawah berbentuk kaldera besar dan dalam, gunung ini memiliki karakter letusan strombolian yang biasanya menyemburkan lava pijar, abu, serta gas vulkanik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Raung tercatat beberapa kali mengalami erupsi dengan dampak yang cukup signifikan, baik terhadap lingkungan maupun aktivitas warga. Oleh sebab itu, setiap peningkatan aktivitasnya menjadi perhatian khusus PVMBG dan pemerintah daerah sekitar.

Kondisi terkini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana geologi harus menjadi bagian dari budaya masyarakat yang hidup berdampingan dengan gunung api aktif.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

02

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement