Imigrasi Cekal Dua WNA Penyelenggara Entourage Run Bali, Diduga Gelar Acara Diskriminatif

tangkapan layar event lari di Bali diduga diskriminasi. (istimewa)
tangkapan layar event lari di Bali diduga diskriminasi. (istimewa)

Manyala.co — Direktorat Jenderal Imigrasi resmi memasukkan dua warga negara asing (WNA) penyelenggara klub lari eksklusif Entourage Run/Entourage Bali ke dalam daftar penangkalan (cekal) masuk ke wilayah Republik Indonesia.

Langkah tegas tersebut diambil setelah kedua WNA itu memicu kemarahan publik akibat menerapkan aturan diskriminatif yang melarang warga negara Indonesia (WNI) mengikuti kegiatan mereka di kawasan Canggu, Badung, Bali.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengecam acara lari Bali Silent Disco yang diselenggarakan oleh WNA tersebut karena ditengarai melanggar aturan dan mengandung unsur diskriminasi terhadap warga lokal.

Ia mengatakan, Imigrasi telah memberlakukan penangkalan terhadap dua WNA terkait. Jika keduanya mencoba masuk kembali ke Indonesia, maka akan langsung ditolak.

“Event lari tersebut merupakan bentuk negara dalam negara. Saat ini, WNA terkait diketahui sudah berada di luar wilayah Indonesia dan Imigrasi telah menerapkan penangkalan kepada yang bersangkutan. Saya sudah memerintahkan jajaran Imigrasi Bali untuk memeriksa event organizer-nya, jika ada WNA, langsung tangkap,” kata Hendarsam, Jumat (24/7).

Alasan Dude Harlino Kembalikan Honor Brand Ambassador DSI Rp5,25 Miliar ke Bareskrim

Kedua WNA yang menjadi penyelenggara acara tersebut diketahui telah meninggalkan Indonesia pada Rabu (23/7) malam menggunakan maskapai KLM menuju Singapura melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Karena para pelaku telah berada di luar negeri sebelum proses hukum penahanan selesai dilakukan, pihak Imigrasi langsung menerapkan sanksi penangkalan berskala penuh guna memastikan keduanya tidak dapat kembali ke tanah air.

Berdasarkan identifikasi Imigrasi, dua WNA asal Belanda yang terlibat sebagai penyelenggara Entourage Bali masing-masing berinisial JAS (35), pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk bekerja, serta HQV (37), pemegang ITAS Investor.

Hendarsam menegaskan, WNA tidak diperbolehkan mengatur sebuah acara di Indonesia atau menjadi penyelenggara (event organizer). Orang asing hanya diizinkan untuk menjadi kru atau tim resmi (official) dalam suatu acara yang melibatkan performer atau artis internasional.

Selain memberikan sanksi cekal, Imigrasi Bali saat ini melakukan penyisiran intensif terhadap seluruh event organizer (EO) lokal maupun sponsor yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Damkarmat Makassar Luncurkan API BAHARI, Warga Pesisir Jadi Garda Depan Hadapi Bencana

Apabila ditemukan adanya WNA lain yang ikut mengorganisasi acara tanpa izin tinggal dan kerja yang sesuai, pihak berwenang memastikan akan langsung melakukan penangkapan di tempat.

Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan oleh bukti tangkapan layar percakapan seleksi peserta yang menunjukkan penolakan terbuka terhadap warga lokal berdasarkan kewarganegaraan.

Aksi tersebut menuai kecaman keras dari berbagai pihak karena dinilai sebagai bentuk diskriminasi dan upaya “membuat negara di dalam negara”. Kecaman datang dari tokoh masyarakat Bali Ni Luh Djelantik, Satpol PP Badung yang menyatakan acara tersebut tidak berizin, hingga komunitas ekspatriat pelari lainnya yang ikut mengutuk tindakan tersebut.

Direktur Jenderal Imigrasi menegaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen negara dalam menjaga kedaulatan hukum dan menolak segala bentuk diskriminasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas warga asing yang mencurigakan, melanggar adat istiadat, atau menyalahgunakan izin tinggal melalui kanal resmi pengaduan Imigrasi maupun aparat penegak hukum setempat.

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Resmi Cair, Begini Cara Cek Status Penerima

Sumber: Kumparan

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

05

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement