Jembatan Gantung Keropos Ancam Keselamatan 4.000 Warga

Jembatan Gantung Keropos Ancam Keselamatan 4.000 Warga - jembatan gantung - Gambar 220
Jembatan gantung di Desa Lebang, Enrekang, yang sudah berusia 36 tahun tampak lapuk dan retak, mengancam keselamatan ribuan warga.

Enrekang, Manyala.co – Jembatan gantung di Desa Lebang, Kabupaten Enrekang, yang telah berusia 36 tahun kini kondisinya memprihatinkan dan membahayakan ribuan warga. Pondasi utama penyangga jembatan mengalami retak, sementara kayu dan penyangga di sisi kiri dan kanan sudah lapuk.

Rusdi, warga Desa Lebang, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sangat berisiko dilalui, terutama saat musim hujan.

“Kayu jembatan sangat licin. Kami sangat hati-hati melewatinya,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Ia menambahkan, kondisi jembatan menjadi semakin berbahaya saat ada warga yang sakit keras dan harus dibawa menggunakan ambulans.

“Bisa dibayangkan, mobil ambulans melintasi jembatan rapuh sambil membawa pasien. Itu benar-benar bertaruh nyawa,” katanya.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Selain mengancam keselamatan, kondisi jembatan yang rusak ini juga menghambat aktivitas ekonomi warga.

Penjabat Kepala Desa Lebang, Zulkifli, menyampaikan pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan kepada pemerintah daerah.

“Kami sangat berharap ada jembatan permanen menggantikan jembatan gantung ini,” tegasnya.

Jembatan gantung ini menjadi penghubung vital bagi warga di tiga desa, yakni Desa Lebang, Desa Pinang, dan Desa Malalin, yang jumlah penduduknya mencapai sekitar 4.000 jiwa.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement