Ketegangan Global Meningkat, Sekutu Kremlin Soroti Risiko Perang Dunia III

Perang Dunia III
Ketegangan Global Meningkat, Sekutu Kremlin Soroti Risiko Perang Dunia III. (Dok. ist).

Manyala.co – Peringatan soal potensi pecahnya Perang Dunia III kembali mencuat setelah Prancis dan Inggris mengambil langkah strategis terkait Ukraina. Dua negara anggota NATO itu menandatangani deklarasi niat untuk membangun pusat-pusat militer di wilayah Ukraina apabila gencatan senjata dengan Rusia dapat direalisasikan.

Tokoh politik pro-Kremlin, Viktor Medvedchuk, menilai langkah tersebut sebagai provokasi politik berskala besar. Medvedchuk, yang sejak 2022 meninggalkan Ukraina dan kini bermukim di Rusia, menyebut kebijakan itu berpotensi menggagalkan penyelesaian konflik sekaligus menyeret dunia ke perang global.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita pemerintah Rusia, Tass, Rabu (7/1/2026), Medvedchuk menegaskan bahwa rencana pengerahan kontingen multinasional NATO pascakonflik justru menciptakan prasyarat menuju konfrontasi berskala dunia.

Medvedchuk dikenal sebagai oligarki Ukraina yang memiliki kedekatan personal dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia diasingkan ke Rusia setelah menghadapi tuduhan pengkhianatan di Ukraina dan kemudian mendirikan gerakan sosial bernama Other Ukraine pada 2023, yang mengklaim sebagai organisasi publik non-partai.

Sikap keras juga datang dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Ia menuding negara-negara Barat, khususnya di Eropa, terus memicu sentimen anti-Rusia dan mendorong Ukraina agar tetap berhadapan dengan Moskow.

Kisah Cinta dan Dakwah di Atas Vespa: Pasutri Sigi Tempuh Jalur Lintas Pulau Demi Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

Lavrov menilai dukungan Barat terhadap Ukraina tidak didasari keyakinan akan keberhasilan strategi tersebut. Menurutnya, kontradiksi dan keraguan internal di kubu Barat justru dapat melemahkan langkah mereka sendiri.

Deklarasi yang ditandatangani di Paris itu, menurut pejabat Barat, bertujuan mencegah agresi Rusia di masa depan serta memperkuat kedaulatan Ukraina. Namun, Rusia dan sekutunya memandang kebijakan tersebut sebagai langkah yang meningkatkan risiko bentrokan langsung antara NATO dan Moskow.

Dokumen deklarasi bersama tersebut ditandatangani Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Isi kesepakatan mencakup rencana pengerahan pasukan multinasional serta pembangunan infrastruktur militer di Ukraina setelah tercapai kesepakatan damai.

Utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hadir dalam pertemuan itu menegaskan komitmen Washington untuk terus terlibat dalam pengawasan gencatan senjata dan memberikan jaminan keamanan tambahan bagi Ukraina.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin berulang kali menegaskan penolakan keras terhadap kehadiran militer Barat di Ukraina. Moskow menilai pengerahan pasukan asing sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan global.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengungkapkan bahwa Inggris dan Prancis akan membangun pusat-pusat militer serta fasilitas perlindungan senjata dan peralatan tempur di berbagai wilayah Ukraina guna mendukung kebutuhan pertahanan negara tersebut pascaperang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut positif deklarasi itu. Ia menilai kesepakatan tersebut bukan sekadar pernyataan politik, melainkan memiliki substansi nyata berupa komitmen bersama dan rencana konkret dari negara-negara koalisi.

Pertemuan di Paris juga menghasilkan seruan untuk memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina, termasuk pengisian ulang persediaan senjata serta menjaga kekuatan militer nasional yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 800.000 personel.

Ketegangan antara Rusia dan NATO sendiri berakar panjang sejak era Perang Dunia II. NATO dibentuk untuk menghadapi Uni Soviet, dan setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991, aliansi tersebut terus meluas ke Eropa Timur, termasuk negara-negara bekas blok Soviet.

Rusia memandang ekspansi NATO sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasionalnya. Ukraina memang bukan anggota NATO, namun sejak 2008 wacana keanggotaan negara itu terus mengemuka dan ditentang keras oleh Moskow.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Ketegangan memuncak ketika Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. Rusia menuntut jaminan bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO, sementara Amerika Serikat dan sekutunya menegaskan hak setiap negara untuk menentukan aliansi militernya sendiri.

Langkah terbaru NATO melalui deklarasi Paris kini dinilai menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik Rusia–Ukraina, dengan implikasi geopolitik yang berpotensi melampaui kawasan Eropa Timur.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement