Konflik Bersenjata Meletus di Perbatasan Thailand-Kamboja, Jet Tempur Dikerahkan

Konflik Bersenjata Meletus di Perbatasan Thailand-Kamboja, Jet Tempur Dikerahkan - Thailand - Gambar 542
Konflik Bersenjata Meletus di Perbatasan Thailand-Kamboja.

Manyala.co – Situasi geopolitik di kawasan Asia Tenggara memanas setelah pecahnya bentrok bersenjata antara Thailand dan Kamboja di wilayah perbatasan yang telah lama menjadi titik sensitif hubungan kedua negara. Ketegangan mencapai puncaknya pada Kamis, 24 Juli 2025, ketika militer Thailand meluncurkan serangan udara ke wilayah Kamboja sebagai tanggapan atas tuduhan serangan roket oleh pasukan Kamboja.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Bangkok menuduh Phnom Penh telah menembakkan sejumlah roket ke arah wilayahnya tanpa alasan jelas. Tudingan ini langsung dibalas dengan pengerahan jet tempur jenis F-16 milik Angkatan Udara Thailand, yang segera meluncur ke langit perbatasan dan menggempur beberapa titik militer strategis milik Kamboja.

Komando Militer Regional ke-2 Thailand mengumumkan dalam pernyataan resmi di laman Facebook mereka bahwa serangan udara tersebut berhasil menghancurkan dua markas militer Kamboja yang dianggap sebagai titik awal provokasi. Meski belum dirinci lebih lanjut, serangan itu disebut “tepat sasaran” dan difokuskan hanya pada instalasi militer tanpa menyasar fasilitas sipil.

“Operasi ini merupakan langkah pertahanan aktif yang diambil untuk menanggapi ancaman lintas batas yang telah mengancam kedaulatan kami,” ujar Kolonel Richa Suksuwanont, juru bicara militer Thailand.

Dari pihak Kamboja, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah pusat hingga berita ini diturunkan. Namun, reaksi keras datang dari Komandan Pasukan Pertahanan Kamboja, Letnan Jenderal Maly Socheata, yang menuduh Thailand melanggar integritas teritorial negaranya.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

Ia menyebut bentrokan terjadi di area sensitif dekat Kuil Ta Muen Thom, sebuah situs kuno di perbatasan yang sudah lama menjadi sumber ketegangan. Menurut Socheata, pasukan Kamboja hanya melakukan tindakan balasan yang bersifat defensif atas apa yang ia sebut sebagai “serangan mendadak” dari pasukan Thailand.

“Pasukan kami bergerak sesuai prinsip pembelaan diri. Kami tidak akan membiarkan pelanggaran atas batas wilayah negara kami tanpa respons,” ujar Socheata.

Di tengah ketegangan yang meningkat, mantan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen yang kini masih berpengaruh secara politik juga turut angkat bicara. Dalam pernyataannya, Hun Sen menegaskan bahwa Kamboja berada dalam kondisi siaga penuh dan siap menghadapi eskalasi lebih lanjut jika dibutuhkan. Ia menyatakan, “Kamboja tidak mencari perang, tetapi tidak akan mundur jika kedaulatan nasional kami dilanggar.”

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada ketegangan serupa yang sempat mencuat pada dekade sebelumnya, khususnya konflik mematikan yang berkaitan dengan Kuil Preah Vihear. Meski sempat mereda, isu klaim wilayah dan batas-batas sejarah terus menjadi sumber friksi antara Bangkok dan Phnom Penh.

Situasi saat ini mencemaskan banyak pihak, terutama negara-negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia, yang secara geografis dekat dan berpotensi terdampak jika konflik berkembang lebih luas. Sejumlah analis politik kawasan juga mengingatkan bahwa eskalasi ini dapat mengguncang stabilitas regional serta menghambat kerja sama ekonomi lintas batas yang tengah dibangun pascapandemi.

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Untuk saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah korban dari bentrokan maupun serangan udara tersebut. Namun laporan dari sumber militer menyebutkan adanya kerugian material signifikan di sisi Kamboja, sementara pasukan Thailand diklaim tidak mengalami kehilangan besar.

PBB, melalui pernyataan juru bicaranya di Jenewa, menyatakan keprihatinan atas perkembangan konflik dan mendesak kedua negara untuk menahan diri serta kembali ke meja diplomasi. Negara-negara anggota ASEAN juga diperkirakan akan segera menggelar pertemuan darurat guna membahas langkah kolektif untuk meredakan ketegangan yang berpotensi membesar ini.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

02

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

03

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

04

Wali Kota Munafri Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

05

Danantara Perkuat Kampung Haji Indonesia, 11 Menara Baru Dibangun di Makkah

06

Dua Calon Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Enrekang Lolos Seleksi, UKK Digelar di Unhas

07

Wali Kota Makassar Munafri Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

08

PERSEJASI Tallo Harumkan Nama Kecamatan, Raih Dua Medali di FORKOT KORMI Makassar 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement