Makassar Satu-Satunya di Sulsel Sabet KLA Nindya 2025

Makassar Satu-Satunya di Sulsel Sabet KLA Nindya 2025 - MAKASSAR - Gambar 303
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya 2025 dari KemenPPPA RI di Jakarta.

Manyala.co – Kota Makassar menorehkan pencapaian gemilang di tingkat nasional. Dalam Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.

Makassar sukses meraih penghargaan bergengsi kategori Nindya, menempatkannya setara dengan berbagai kota besar di Indonesia yang dinilai memiliki komitmen kuat menciptakan lingkungan aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus anak.

Penganugerahan berlangsung di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025) malam.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, diwakili Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud dan Kadis DP3A Makassar, Ita Isdiana Anwar.

Pemkot Makassar Mutasi 109 Pejabat, Hampir Semua Camat Berganti

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir menerima langsung anugerah tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak di Kota Makassar, mulai masyarakat dari kecamatan, kelurahan, hingga tingkat kota.

“Ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Alhamdulillah Makassar bisa meraih KLA kategori Nindya. Ke depan, target kita jelas, naik ke kategori Utama,” tegas Munafri.

Keberhasilan Makassar menempati kategori Nindya menempatkan kota ini sejajar dengan sejumlah daerah maju di Pulau Jawa, yang selama ini mendominasi perolehan penghargaan KLA tingkat tinggi.

KLA kategori Nindya diberikan kepada daerah yang memenuhi berbagai indikator, antara lain. Terciptanya lingkungan aman, nyaman, dan ramah anak.

Kemudian, akses pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai. Ketersediaan ruang bermain dan rekreasi yang aman.

Wali Kota Makassar Munafri: Kami Dengarkan Aspirasi Warga, PLTSa di TPA Antang Tak Ada Ongkos Tambahan

Serta partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan layak anak. Jumlah Penerima Turun Dibanding Tahun Lalu.

Lebih lanjut, Appi mengungkapkan rasa bangga dan menganggap capaian ini sebagai kehormatan bagi Kota Makassar. Ia menegaskan, Pemkot tidak akan berhenti pada kategori Nindya dan menargetkan naik ke kategori Utama pada penilaian tahun depan.

“Komitmen kami jelas, tahun depan Makassar harus masuk kategori utama,” tegas Munafri.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak, respons cepat penanganan kasus, penyediaan ruang khusus yang aman, serta memastikan seluruh anak dapat tumbuh tanpa tekanan dan diskriminasi.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua, agar terus memperhatikan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bagaimana kepedulian pada hak-hak mereka,” jelasnya.

Pemerintah Tetapkan 24 Desember sebagai Cuti Bersama Natal

Diketahui, tahun 2025 ini, KemenPPPA memberikan penghargaan KLA 2025 kepada 355 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, terdiri dari. 22 daerah kategori Utama, 69 daerah kategori Nindya, 125 daerah kategori Madya, serta 139 daerah kategori Pratama.

Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja nyata daerah dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, dr. Ita Isdiana Anwar, menuturkan, dengan capaian ini, Makassar meneguhkan posisinya sebagai kota yang berkomitmen terhadap masa depan generasi penerus.

Pemerintah Kota memastikan target menuju kategori Utama akan dikejar pada penilaian KLA tahun berikutnya melalui penguatan program dan kolaborasi lintas sektor.

“Capaian ini menjadikan Makassar sukses mempertahankan predikat Nindya selama tiga tahun berturut-turut,” tuturnya.

Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak di Makassar.

“Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja nyata menciptakan kota yang ramah anak,” jelasnya.

“Penghargaan ini adalah bukti sinergi lintas sektor yang konsisten dan berkelanjutan,” lanjut dr. Ita.

Penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi Pemkot Makassar untuk terus memperkuat peran seluruh ekosistem pembangunan yang berpihak kepada anak.

Harapannya, Makassar bukan hanya layak anak di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi kota yang membesarkan anak-anaknya dengan nilai, martabat, dan cinta.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan refleksi dari komitmen bersama perangkat daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, media, masyarakat, hingga Forum Anak, dalam membangun sistem perlindungan anak yang kuat dan inklusif.

Ia menegaskan, pencapaian Nindya tiga kali berturut-turut bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Investasi terbaik untuk masa depan adalah menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan aman bagi anak-anak hari ini. Kota layak anak bukan sekadar predikat, tapi tempat tumbuh yang penuh rasa aman, harga diri, dan harapan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom