Mencekam di Udara: Batik Air Gagal Mendarat Akibat Cuaca Ekstrem, Putar Balik ke Jakarta

Mencekam di Udara: Batik Air Gagal Mendarat Akibat Cuaca Ekstrem, Putar Balik ke Jakarta - Batik - Gambar 874
Batik Air Mendarat Miring Gagal Mendarat Akibat Cuaca Ekstrem, Putar Balik ke Jakarta

Manyala.co – Sebuah momen menegangkan sempat viral di media sosial akhir pekan ini, saat sebuah pesawat Batik Air terlihat mendarat dalam posisi miring di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Cuplikan video yang beredar memperlihatkan bagaimana badan pesawat miring tajam ketika menyentuh landasan pacu, menggambarkan kondisi yang diwarnai ketegangan tinggi akibat cuaca ekstrem.

Insiden tersebut bermula dari penerbangan Batik Air ID 6820 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Silampari di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Sabtu (28/6/2025). Pesawat mengangkut total 141 orang yang terdiri atas penumpang dan awak kabin.

Namun, rencana penerbangan harus berubah drastis ketika pesawat mendekati wilayah Lubuklinggau. Berdasarkan laporan meteorologi dari Bandara Silampari, saat itu wilayah udara dilanda badai hebat. Jarak pandang hanya sekitar 1.000 meter, disertai hujan deras dan awan cumulonimbus—faktor-faktor yang dikenal berbahaya bagi proses pendaratan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut berada di bawah batas minimum yang diperbolehkan untuk mendarat. “Pilot sempat melakukan prosedur go around dan holding sembari menunggu cuaca membaik,” ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (29/6).

Namun, setelah beberapa saat menunggu dan tidak ada perbaikan kondisi yang signifikan, keputusan sulit harus diambil. Demi menjamin keselamatan seluruh penumpang dan awak, pilot akhirnya memilih untuk return to base (RTB) ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.40 WIB.

Wali Kota Makassar Munafri Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Sesampainya kembali di Jakarta, pesawat sempat mengalami kondisi pendaratan yang terlihat tidak biasa. Dalam video amatir yang beredar, tampak badan pesawat miring saat mendarat, yang diduga akibat kombinasi angin kencang dan turbulensi sisa dari badai di rute sebelumnya.

Setelah memastikan cuaca di Bandara Silampari kembali kondusif, Batik Air kembali menerbangkan pesawat pada pukul 18.05 WIB. Penerbangan kedua berlangsung tanpa hambatan, dan pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Lubuklinggau pada pukul 19.22 WIB.

Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa keputusan pilot untuk membatalkan pendaratan dan kembali ke bandara asal merupakan bagian dari prosedur keselamatan penerbangan yang sudah sesuai dengan standar operasional. “Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Kami terus mengimbau semua operator penerbangan untuk tidak mengambil risiko, terlebih saat menghadapi cuaca buruk,” tutur Lukman.

Langkah tanggap dari kru Batik Air dan prosedur keselamatan yang dijalankan mendapat apresiasi dari publik, meskipun insiden ini menyisakan kekhawatiran akan pentingnya prediksi cuaca dan komunikasi yang lebih akurat untuk penerbangan domestik.

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Wali Kota Makassar Munafri Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

05

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

06

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

07

Sayembara Logo HUT ke-419 Makassar Dibuka, Pemkot Gandeng ADGI untuk Gali Kreativitas Desainer Lokal

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Kolom

× Advertisement
× Advertisement