Nasib Pilu Mbah Tupon: Terancam Kehilangan Tanah dan Rumah akibat Ulah Mafia

Nasib Pilu Mbah Tupon: Terancam Kehilangan Tanah dan Rumah akibat Ulah Mafia - Mbah Tupon,Mafia Tanah - Gambar 1806

Manyala.co — Kisah pilu kembali mencuat dari Yogyakarta. Seorang petani lansia, Mbah Tupon (68 tahun), menghadapi ancaman kehilangan tanah warisan dan rumah tinggal akibat ulah mafia tanah. Peristiwa ini terjadi di Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Kasus bermula pada tahun 2020 ketika Mbah Tupon menjual sebagian kecil tanahnya, seluas 298 meter persegi, kepada seseorang berinisial BR melalui sistem pembayaran cicilan tanpa perjanjian tertulis. Pada saat yang sama, Mbah Tupon juga menghibahkan sebagian lahannya untuk kepentingan fasilitas umum berupa jalan akses dan gudang RT.

Permasalahan muncul ketika BR menawarkan bantuan pemecahan sertifikat tanah sisa seluas 1.655 meter persegi atas nama Mbah Tupon dan ketiga anaknya. Tanpa sepengetahuan Mbah Tupon, sertifikat tersebut justru dibalik nama menjadi milik individu berinisial IF, dan kemudian diagunkan ke bank.

Kini, Mbah Tupon beserta keluarganya menghadapi ketidakpastian atas hak kepemilikan tanah dan rumah yang telah mereka huni selama puluhan tahun. Laporan terhadap kasus ini telah dilayangkan ke Polda DIY, dan tengah dalam proses penyelidikan. Jika terbukti, pihak pelaku dapat dijerat dengan ancaman hukuman pidana maksimal enam tahun penjara.

Dukungan luas mengalir dari warga sekitar dan masyarakat umum. Solidaritas diwujudkan dalam bentuk doa bersama, pemasangan spanduk dukungan, hingga penggalangan tanda tangan petisi online bertajuk “Kembalikan Tanah Terakhir Mbah Tupon” di platform Change.org. Selain itu, kampanye digital dengan tagar #JusticeForMbahTupon terus digaungkan di media sosial, menyerukan keadilan bagi Mbah Tupon.

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Kasus ini menyoroti lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat kecil dalam menghadapi praktik mafia tanah. Banyak pihak mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

“NO Viral, NO Justice,” demikian seruan yang mengiringi perjuangan Mbah Tupon. Sebuah refleksi bahwa keadilan di negeri ini sering kali baru bergerak setelah mendapatkan perhatian publik yang luas.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement