Penggunaan QRIS Parkir di Makassar Masih Rendah Setelah Dua Bulan

QRIS
Penggunaan QRIS Parkir di Makassar Masih Rendah Setelah Dua Bulan.

Makassar, Manyala.co – Penggunaan pembayaran parkir berbasis QRIS di Makassar masih rendah sejak kebijakan digitalisasi diberlakukan pada 1 September 2025, meski telah diuji coba di dua lokasi dan melibatkan juru parkir sebagai pelaksana utama sistem tersebut.

Perumda Parkir Makassar Raya menerapkan layanan pembayaran digital di Jalan WR Supratman dan Jalan Somba Opu sebagai tahap pertama. Namun, hampir dua bulan berjalan, tingkat adopsi masih minim. Juru parkir menyebut hanya sekitar 10 pengunjung per hari yang membayar memakai QRIS, jauh lebih rendah dibanding pembayaran tunai.

Muhammad Ali Fatur, juru parkir di kawasan Pasar Baru Jalan WR Supratman, menyatakan lebih dari 50 kendaraan yang ia layani setiap hari, tetapi tidak sampai 5 persen yang menggunakan QRIS. Ia menjelaskan mayoritas pengunjung tetap memilih membayar tunai ketimbang memindai kode QR yang disediakan.

Hal serupa disampaikan juru parkir lain, Abdullah Rudi. Ia mengakui lebih menyukai pembayaran tunai karena dapat langsung menghitung pendapatan harian. Menurutnya, pembayaran melalui QRIS membutuhkan pengecekan saldo melalui rekening bank mitra PD Parkir, proses yang memerlukan waktu dan biaya tambahan.

Rudi juga mengungkap belum memahami cara mengecek pendapatan melalui layanan mobile banking. Ia berharap pendampingan pelatihan dapat diberikan bersamaan dengan program pembagian hadiah telepon genggam bagi juru parkir berprestasi.

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Meski tingkat penggunaan QRIS belum menunjukkan peningkatan berarti, Perumda Parkir Makassar Raya memberikan penghargaan berupa telepon genggam kepada enam juru parkir dengan transaksi QRIS terbanyak. Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pelaksanaan digitalisasi di lapangan.

“Ini bentuk reward kepada jukir yang telah banyak menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran parkir. Handphone ini merupakan hasil kolaborasi kami dengan Bank Indonesia,” kata Adi.

Namun, ketika ditanya soal jumlah transaksi QRIS selama kebijakan berlangsung, Adi tidak menyampaikan angka pasti. Ia hanya menjelaskan bahwa data tersebut berada pada pihak perbankan sebagai penyedia layanan.

Adi juga menanggapi keluhan juru parkir bahwa digitalisasi belum berjalan maksimal. Ia menyebut hambatan di lapangan dipengaruhi perilaku juru parkir dan pengunjung. Menurutnya, keberhasilan sistem digital membutuhkan kesiapan kedua pihak, termasuk pengguna yang belum memiliki aplikasi pembayaran atau kehabisan kuota internet.

“Sebenarnya jukir dan pengguna parkir harus saling mendukung. Kalau pengunjung tidak punya aplikasi, mereka tidak bisa bayar. Ada juga yang kuotanya habis,” ujarnya.

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Perumda Parkir menargetkan perluasan titik digitalisasi mencakup seluruh wilayah Kecamatan Ujung Pandang sebelum akhir 2025. Pada awal 2026, penerapan akan dilanjutkan ke Kecamatan Makassar sebelum diperluas ke area lain. Jumlah juru parkir yang menggunakan QRIS ditargetkan mencapai 300 orang, meski pelaksanaannya dilakukan bertahap melalui edukasi dan sosialisasi tambahan.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Perumda Parkir melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan sistem pembayaran parkir digital. Ia menilai edukasi pada juru parkir harus diperkuat untuk mengurangi potensi perdebatan dan perbedaan tarif di lapangan.

“Apa yang menjadi persoalannya harus dievaluasi, sehingga penerapan digitalisasi bisa semakin mudah bagi masyarakat,” kata Munafri.

Ia juga menekankan pentingnya pembekalan bagi juru parkir sebagai ujung tombak pelayanan parkir. Menurutnya, pemahaman juru parkir terhadap sistem digital menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan tersebut.

Komdigi Apresiasi Wali Kota Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement