Peringatan BMKG: Gempa Cimahi Kembali Ingatkan Ancaman Lembang yang Masih Aktif

Peringatan BMKG: Gempa Cimahi Kembali Ingatkan Ancaman Lembang yang Masih Aktif - Gempa - Gambar 101
Gempa bumi mengguncang wilayah Cimahi, Jawa Barat, pada Minggu (29/6/2025) pagi dengan kekuatan 2,7 magnitudo. (dok. Tangkapan Layar BMKG)

Manyala.co – Guncangan gempa kembali terasa di wilayah Jawa Barat, tepatnya di Kota Cimahi dan sekitarnya pada Selasa siang (19/8/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sumber guncangan tersebut berasal dari Sesar Lembang, yang dikenal sebagai salah satu sesar aktif paling berbahaya di Jawa Barat.

Menurut laporan resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 11:41:57 WIB dengan magnitudo M2,3. Lokasinya berada di darat dengan titik koordinat 6,82 LS – 107,49 BT, sekitar 9 kilometer barat laut Cimahi pada kedalaman 10 km. Getaran masuk dalam kategori lemah, atau berada pada skala II–III MMI, dan dirasakan di wilayah Bandung Barat. Meski tidak menimbulkan kerusakan, peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran terkait potensi aktivitas lebih besar di masa mendatang.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa sejak akhir Juli 2025 pihaknya telah mencatat peningkatan aktivitas seismik di segmen barat Sesar Lembang, khususnya di wilayah Cimeta. “Kami amati ada tren peningkatan gempa kecil sejak 24 Juli. Ini bukti nyata bahwa Sesar Lembang adalah sesar aktif, dan kapan saja bisa melepaskan energi lebih besar,” ujarnya.

Dalam catatan BMKG, serangkaian gempa kecil sebelumnya juga terjadi. Antara lain gempa berkekuatan M1,8 pada 24 Juli, disusul M2,1 pada 28 Juli, kemudian M1,9 pada 14 Agustus, serta M1,8 sehari setelahnya, 15 Agustus. Rangkaian ini dianggap sebagai sinyal yang patut diwaspadai karena bisa menjadi gempa pembuka (foreshocks).

Sejarah juga mencatat bahwa aktivitas Sesar Lembang pernah menimbulkan kerusakan cukup serius. Salah satunya pada 28 Agustus 2011 ketika gempa dengan magnitudo M3,3 mengguncang segmen Cimeta. Akibatnya, lebih dari seratus rumah rusak di Kampung Muril Rahayu, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Peristiwa itu masih segar dalam ingatan warga, dan menjadi bukti bahwa meski magnitudo tidak besar, dampaknya bisa merusak bangunan jika tidak tahan gempa.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan masyarakat. “Pakar geologi, geodesi, hingga seismologi sudah berulang kali menekankan bahwa Sesar Lembang menyimpan potensi. Waspada adalah langkah paling masuk akal yang harus ditempuh,” jelas Daryono.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan bangunan tempat tinggal mengikuti aturan konstruksi tahan gempa. Struktur rumah dianjurkan menggunakan bahan ringan seperti kayu atau bambu yang lebih fleksibel saat terjadi guncangan. Selain itu, tata letak interior rumah sebaiknya dirancang agar tidak membahayakan penghuni, sementara perabotan bisa dijadikan tempat berlindung ketika terjadi gempa.

Tak hanya kesiapan bangunan, Daryono menambahkan bahwa latihan menghadapi gempa juga mutlak dilakukan. Masyarakat diminta memahami langkah dasar saat guncangan terjadi: menjatuhkan tubuh ke lantai, melindungi kepala dan leher di bawah perabot yang kokoh, serta berpegangan erat pada tempat berlindung. Apabila gempa sudah mereda dan terasa kuat, barulah penghuni disarankan keluar rumah dengan tenang.

Dengan adanya guncangan berulang dan peringatan keras dari BMKG, masyarakat Jawa Barat, khususnya yang tinggal di sepanjang jalur Sesar Lembang, diimbau untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapannya. “Kami tidak bisa memprediksi kapan sesar ini akan melepaskan energi besar. Yang bisa dilakukan adalah mitigasi dan persiapan sebaik mungkin,” pungkas Daryono.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wabup Enrekang Serahkan Bingkisan kepada Veteran pada HUT ke-81 TNI

02

Dikbud Enrekang Raih Juara 1 Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI Tingkat OPD

03

Kejari dan Pemkab Enrekang Mulai Revitalisasi Sarana Pendidikan, Anggaran TK Pembina Rp1,34 Miliar

04

Wabup Enrekang Dorong Pemerataan Listrik, 9 Titik Lisdes Siap Dikembangkan

05

Bupati Enrekang Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

06

Pemkab Enrekang Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Periode 2026–2031

07

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement