Gempa 8,8 di Rusia Jadi Salah Satu yang Terkuat Sepanjang Sejarah, Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Gempa Dahsyat Guncang Timur Jauh Rusia, Tsunami Terjang Kota Pelabuhan Severo-Kurilsk - Gempa - Gambar 455
SS halaman Web bmkg.go.id

Manyala.co – Rusia kembali menjadi sorotan dunia setelah wilayah lepas pantai Semenanjung Kamchatka diguncang gempa bumi dahsyat dengan kekuatan magnitudo 8,8 pada Rabu pagi, 30 Juli 2025. Getaran besar ini tak hanya memicu kepanikan di kawasan Timur Jauh Rusia, tetapi juga menempatkan bencana tersebut dalam jajaran peristiwa seismik paling ekstrem yang pernah tercatat secara global.

Asisten Profesor Helen Janiszewski dari Divisi Geofisika dan Tektonik Universitas Hawaii menjelaskan bahwa gempa di Kamchatka ini menempati posisi keenam dalam daftar gempa bumi terkuat yang pernah terjadi di dunia. Penilaian ini didasarkan pada data dari United States Geological Survey (USGS), badan geologi terkemuka milik pemerintah Amerika Serikat yang memantau aktivitas gempa secara global.

Menurut catatan USGS, gempa magnitudo 8,8 ini sejajar dengan dua peristiwa gempa bersejarah lainnya, yakni gempa di Biobio, Chile tahun 2010, serta gempa Esmeraldas, Ekuador pada tahun 1906. Kedua peristiwa tersebut menjadi referensi penting dalam memahami skala dampak dan sejarah kegempaan di dunia.

Gempa Chile pada tahun 2010, seperti dikutip dari laporan BBC, mengguncang wilayah dekat Kota Quirihue dan menyebabkan kematian sebanyak 523 orang. Selain itu, lebih dari 370.000 unit rumah hancur akibat guncangan dan gelombang tsunami yang menyusul.

Sementara itu, gempa Ekuador yang terjadi lebih dari seabad lalu dikenal sebagai peristiwa Ekuador-Kolombia. USGS mencatat bahwa gempa tersebut memicu tsunami berskala besar yang menjalar hingga ke utara sejauh San Francisco, Amerika Serikat. Akibatnya, sedikitnya 1.500 jiwa melayang, menjadikan bencana ini salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Pasifik.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Menariknya, Kamchatka sendiri bukan wilayah asing terhadap aktivitas seismik besar. Sebuah peristiwa gempa lain yang tak kalah dahsyat pernah terjadi di wilayah yang sama pada tahun 1952. Dengan kekuatan magnitudo 9, gempa tersebut bahkan menjadi yang pertama di dunia yang tercatat mencapai angka tersebut dalam skala Richter. Saat itu, tsunami yang tercipta menyapu sebagian wilayah Hawaii dan menimbulkan kerugian materi lebih dari 1 juta dolar AS.

Berbeda dengan tragedi masa lalu yang memakan korban besar, sejauh ini otoritas di Rusia melaporkan bahwa belum ada korban luka berat dalam peristiwa gempa terbaru ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Oleg Melnikov, pejabat dari dinas kesehatan regional Kamchatka. Menurutnya, memang ada sejumlah warga yang mengalami cedera ringan, tetapi hal tersebut lebih banyak terjadi akibat kepanikan, seperti terjatuh saat berlari keluar dari bangunan, melompat dari jendela, atau mengalami insiden ringan di fasilitas publik seperti bandara.

“Tidak ada laporan mengenai korban luka serius untuk saat ini. Beberapa orang mengalami lecet dan cedera ringan ketika berusaha menyelamatkan diri,” ujar Melnikov.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi dan pemeriksaan kerusakan struktural masih berlangsung. Para ahli gempa juga masih memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan. Pemerintah setempat tetap mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengikuti semua protokol keselamatan yang telah ditetapkan.

Secara umum, gempa ini tidak hanya memperlihatkan kerentanan geologis wilayah Rusia Timur Jauh, tapi juga mempertegas pentingnya kesiapsiagaan dan sistem mitigasi bencana dalam menghadapi bencana alam berskala besar. Dunia kini kembali mengingat bahwa kekuatan alam bisa datang kapan saja, di mana saja, dan meninggalkan dampak luar biasa yang bisa terasa lintas generasi dan lintas negara.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement