PSSI Ingin Liga Lebih Ramah Talenta Lokal, Erick Thohir Surati PT LIB untuk Evaluasi Jumlah Pemain Asing di Musim 2025/2026

PSSI Ingin Liga Lebih Ramah Talenta Lokal, Erick Thohir Surati PT LIB untuk Evaluasi Jumlah Pemain Asing di Musim 2025/2026 - PSSI - Gambar 666
Erick Thohir Surati PT LIB untuk Evaluasi Jumlah Pemain Asing di Musim 2025/2026.

Manyala.co – Langkah strategis kembali diambil oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjelang dimulainya musim baru kompetisi I League atau yang dikenal juga dengan nama BRI Super League 2025/2026. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru-baru ini telah menyurati secara resmi operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB), untuk mengevaluasi ulang kebijakan jumlah pemain asing yang diperbolehkan bermain dalam satu pertandingan.

Dalam surat tersebut, Erick mengusulkan agar jumlah maksimal pemain asing yang dapat diturunkan dalam satu laga dikurangi dari delapan menjadi tujuh. Usulan ini bukan tanpa alasan. Erick menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut bertujuan agar liga tetap kompetitif, namun juga memberi ruang yang lebih besar bagi pemain lokal untuk berkembang.

“Tujuan dari pengurangan ini bukan untuk menurunkan kualitas liga, melainkan untuk memberikan panggung yang lebih luas bagi bakat muda Indonesia agar bisa bertransformasi menjadi pemain andalan masa depan,” kata Erick saat ditemui di Jakarta pada Rabu (16/7/2025).

Tak hanya menyentuh aspek pemain asing, surat tersebut juga menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung pertumbuhan pemain muda, khususnya mereka yang berada di kelompok usia U-23. Erick mendorong agar setiap pemain muda yang terdaftar di skuad klub-klub peserta liga mendapatkan kesempatan bermain minimal 45 menit dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan merupakan unsur krusial dalam pembentukan karakter dan kemampuan teknis pemain muda. “Kita tidak bisa berharap ada regenerasi yang kuat jika pemain muda hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Mereka harus diberi waktu bermain yang layak agar teruji secara mental dan teknis,” tegas Erick.

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Kebijakan menit bermain untuk pemain U-23 ini dinilai sebagai bagian integral dari visi jangka panjang PSSI dalam membangun fondasi sepak bola nasional yang berkelanjutan. Erick optimis, jika para pemain muda diberi jam terbang yang cukup di kompetisi tertinggi, maka efeknya akan terasa hingga ke tim nasional.

Sementara itu, usulan pengurangan kuota pemain asing dan peningkatan peran pemain muda ini saat ini sedang dalam tahap pembahasan oleh PT LIB bersama perwakilan klub-klub peserta liga. Sejumlah klub disebut telah merespons positif wacana tersebut, meskipun sebagian lainnya masih mempertimbangkan dampaknya terhadap kekuatan tim dan strategi kompetisi.

Langkah ini juga dianggap sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam ekosistem sepak bola Indonesia. Bagi Erick, liga domestik tidak boleh hanya menjadi tontonan atau ajang hiburan, tapi juga harus berfungsi sebagai wadah pembinaan yang sistematis dan konsisten.

Kebijakan ini muncul di tengah perdebatan publik mengenai maraknya penggunaan pemain asing di berbagai klub Liga 1. Tak sedikit pihak yang menganggap bahwa dominasi pemain asing telah mempersempit peluang bagi talenta lokal untuk berkembang. Di sisi lain, klub-klub mengklaim bahwa kehadiran pemain asing dibutuhkan demi menjaga kualitas permainan dan daya saing liga.

Namun Erick menekankan bahwa keseimbangan harus tetap dijaga. Liga yang kuat tak hanya ditentukan oleh nama besar pemain luar negeri, tetapi juga oleh kemampuan negara menghasilkan pemain-pemain muda yang mumpuni secara teknis dan mental.

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Dengan arah kebijakan ini, PSSI berharap bisa melahirkan lebih banyak pemain muda potensial yang nantinya dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia di berbagai ajang internasional. Transformasi struktur kompetisi yang lebih ramah terhadap pengembangan talenta lokal juga diharapkan mampu mempercepat kemajuan sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Respons lebih lanjut dari PT LIB dan klub-klub peserta kemungkinan besar akan menentukan arah kebijakan final untuk musim kompetisi mendatang. Namun satu hal yang jelas, PSSI tampaknya ingin memastikan bahwa I League 2025/2026 bukan sekadar kompetisi elite, melainkan juga platform pembibitan yang serius dan berjangka panjang.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement