Manyala.co – PSSI memastikan tidak akan ada pemain naturalisasi baru yang memperkuat Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series Maret 2026, menyusul waktu persiapan yang dinilai terlalu singkat.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan hingga awal Februari belum ada proses naturalisasi baru yang memungkinkan selesai sebelum FIFA Series digelar pada Maret mendatang.
“Belum dapat kabar (soal pemain naturalisasi baru), apalagi kan ini terlalu dekat ya. Bulan Maret (main di FIFA Series), sekarang sudah Februari, terlalu dekat lah untuk melakukan naturalisasi,” ujar Arya kepada awak media.
Menurut Arya, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan memaksimalkan pemain yang sudah tersedia dalam skuad saat ini. Ia menyebut Herdman belum sepenuhnya mencoba seluruh pemain yang ada sejak resmi ditunjuk menangani tim nasional.
“Mungkin dia melihat yang ada dulu. Setelah itu kan dia tes dulu baru dia tahu. Karena yang ada aja kan belum pernah dia coba kan? Lucu juga dia tambah pemain, tetapi yang ada juga dia belum tahu,” kata Arya.
FIFA Series akan menjadi ajang uji coba sekaligus evaluasi awal bagi Herdman. Arya menegaskan keputusan untuk menambah pemain baru, termasuk melalui naturalisasi, baru akan dipertimbangkan setelah turnamen tersebut usai.
“Mungkin setelah FIFA Series dia akan lihat apakah ini akan terus, atau gimana, atau tambah, atau gimana. Sekarang pasti yang ada dulu, dia pengen tahu dulu kemampuan para pemain yang ada,” ujarnya.
Sejak resmi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Herdman telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah klub. Ia mengunjungi tim-tim di kompetisi domestik serta memantau pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.
“Kan pelatih (Herdman) udah jalan-jalan ya. Udah mengunjungi klub-klub. Yang di Super League sudah dipantau. Yang keluar juga udah mulai dipantau. Kita tunggu aja persiapannya buat FIFA Series nanti,” kata Arya.
Kebijakan naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu strategi PSSI untuk memperkuat daya saing tim nasional di level internasional. Namun, proses tersebut memerlukan tahapan administratif dan persetujuan lintas lembaga, sehingga tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Belum ada rincian resmi mengenai daftar pemain yang akan dipanggil untuk FIFA Series hingga Selasa malam. PSSI juga belum mengumumkan lawan dan lokasi pertandingan secara lengkap dalam keterangan yang disampaikan kepada media.
FIFA Series dipandang sebagai momentum penting untuk mengukur kesiapan tim menjelang agenda kompetitif berikutnya di tingkat regional maupun internasional. Evaluasi pasca-turnamen akan menjadi dasar bagi pelatih dan federasi dalam menentukan arah kebijakan rekrutmen pemain selanjutnya.






























