Rahasia di Dapur: Sejumput Garam Bisa Bikin Kopi Tak Lagi Pahit

Rahasia di Dapur: Sejumput Garam Bisa Bikin Kopi Tak Lagi Pahit - Sejumput - Gambar 1008
Kopi yang dicampur garam, dok. shopify.com

Mnayala.co – Kopi, minuman berkafein yang populer di berbagai kalangan, sering kali menjadi sahabat setia saat seseorang ingin tetap terjaga atau menikmati waktu santai. Namun, tak semua orang mampu menikmati pahitnya kopi hitam murni, apalagi bagi mereka yang belum terbiasa dengan karakter rasa yang kuat dan asam.

Umumnya, untuk mengurangi rasa pahit kopi, orang akan menambahkan gula atau pemanis lainnya. Tapi ternyata, ada solusi sederhana yang bisa ditemukan di dapur tanpa harus merusak rasa asli kopi: garam. Ya, hanya dengan sejumput garam, rasa pahit pada kopi bisa jauh berkurang tanpa menghilangkan aroma khasnya.

Dikutip dari akun Instagram @ruma.haqiqi dan laman brilio.net, penggunaan garam dalam kopi bekerja secara ilmiah. Kandungan natrium pada garam memiliki kemampuan untuk menghambat reseptor pahit di lidah, sehingga rasa pahit yang biasanya mendominasi akan terasa lebih ringan. Bahkan, garam juga memperkuat persepsi rasa manis alami pada biji kopi tanpa harus menambahkan gula sama sekali.

Untuk menerapkannya, cukup seduh kopi seperti biasa, lalu tambahkan sedikit garam—cukup sejumput, jangan berlebihan. Setelah diaduk, kopi akan terasa lebih seimbang: pahitnya mereda, asamnya tumpul, dan kelezatan alami kopi lebih terasa.

Lebih lanjut, garam juga dapat menetralkan keasaman pada kopi. Ini sangat berguna terutama pada kopi yang memiliki profil rasa tajam atau diseduh dengan metode tertentu yang menghasilkan keasaman tinggi. Penambahan garam dapat menyeimbangkan pH kopi, sehingga rasa akhir di lidah menjadi lebih halus dan nyaman.

Mengenal Empat Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak

Namun, di balik nikmatnya kopi, ada pertanyaan yang kerap muncul dari kalangan penderita hipertensi: amankah minum kopi bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi?

Kopi, seperti diketahui, mengandung kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah secara sementara. Menurut dr. Ragavendra Baliga dari The Ohio State University, kafein bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa yang membuat pembuluh darah rileks. Efek ini kemudian dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah naik, terutama pada orang yang jarang mengonsumsi kafein.

Studi yang dipublikasikan oleh Journal of the American Heart Association menunjukkan bahwa penderita hipertensi berat yang rutin mengonsumsi dua cangkir kopi atau lebih per hari memiliki risiko dua kali lipat mengalami komplikasi fatal seperti stroke atau penyakit jantung. Namun, efek ini tidak terlalu signifikan pada orang dengan tekanan darah normal atau yang telah terbiasa minum kopi secara rutin.

Hipertensi sendiri merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan tekanan darah tinggi yang terus-menerus. Jika tidak ditangani, risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan organ lain bisa meningkat drastis.

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa dampak kopi pada tekanan darah sangat individual. Faktor-faktor seperti genetika, usia, gaya hidup, dan frekuensi konsumsi kafein turut memengaruhi bagaimana tubuh merespons secangkir kopi.

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Jadi, bagi pecinta kopi, terutama yang ingin menghindari rasa pahit tanpa menambahkan gula, sejumput garam bisa menjadi penyelamat yang mengejutkan namun efektif. Sementara itu, bagi penderita hipertensi, tetap bijak dalam mengonsumsi kopi adalah kunci, sembari berkonsultasi dengan tenaga medis untuk menentukan batas yang aman.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement