Trump Kritik Bad Bunny, Unggah Peta Ekspansi AS

Trump
Trump Kritik Bad Bunny, Unggah Peta Ekspansi AS.

Manyala.co – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik penampilan Bad Bunny di Super Bowl dan membagikan ulang gambar kecerdasan buatan yang menggambarkan perluasan wilayah AS, memicu kembali polemik soal Greenland dan Kanada.

Sekitar 30 menit setelah pertunjukan halftime show berakhir pada akhir pekan lalu, Trump menyampaikan kecamannya melalui platform Truth Social. Penampilan Bad Bunny, penyanyi asal Puerto Rico, menampilkan pesan persatuan dengan bola bertuliskan “Together, we are America.”

“Pertunjukan Halftime Show Super Bowl benar-benar mengerikan, salah satu yang terburuk! Sama sekali tidak masuk akal,” tulis Trump, dikutip dari The Independent, Selasa (10/2). Ia juga menyebut pertunjukan tersebut sebagai penghinaan terhadap “Kehebatan Amerika Serikat.”

Penampilan Bad Bunny secara luas ditafsirkan sebagai pesan inklusivitas dan persatuan di tengah kebijakan imigrasi ketat pemerintahan Trump. Musisi tersebut sebelumnya dikenal terbuka mengkritik kebijakan anti-imigrasi presiden.

Tak lama setelah unggahan kritik itu, Trump membagikan ulang gambar buatan kecerdasan buatan (AI) yang memperlihatkan peta Benua Amerika — termasuk Greenland, Kanada, dan Venezuela — seluruhnya tertutup bendera Amerika Serikat. Gambar tersebut pertama kali muncul pada Januari di tengah meningkatnya perdebatan mengenai status Greenland.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Ilustrasi tersebut juga menampilkan Trump di Ruang Oval bersama sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Unggahan ulang gambar itu berpotensi memicu kembali polemik internasional terkait Greenland, wilayah semi-otonom yang merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Trump sebelumnya menyatakan Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional.

Pernyataan tersebut muncul meskipun Amerika Serikat dan Denmark telah memiliki perjanjian yang memberikan akses militer luas bagi AS di wilayah tersebut. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Trump sempat menolak mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer, sebelum melunakkan retorikanya dalam forum ekonomi dunia di Davos, Swiss, pada Januari.

Beberapa pekan lalu, Trump juga mengunggah gambar AI lain yang memperlihatkan dirinya menancapkan bendera Amerika Serikat di Greenland bersama Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, disertai tulisan: “GREENLAND – US TERRITORY EST. 2026.”

Isu Greenland turut menimbulkan kekhawatiran di Kanada, yang memiliki garis perbatasan laut sepanjang 1.864 mil dengan wilayah tersebut. Ketegangan antara Washington dan Ottawa meningkat setelah Trump mengancam tarif 100 persen terhadap barang impor Kanada dan beberapa kali menyindir agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada tanggapan resmi dari pemerintah Denmark maupun Kanada terkait unggahan terbaru Trump. Gedung Putih juga belum mengeluarkan pernyataan tambahan selain unggahan presiden di media sosial.

Kontroversi ini memperlihatkan kembali ketegangan antara pesan budaya populer yang mengangkat isu identitas dan persatuan dengan retorika politik terkait imigrasi serta geopolitik regional di Amerika Utara.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement