Korea Utara Akui Kirim Tentara ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Korea Utara Akui Kirim Tentara ke Rusia untuk Perang di Ukraina - Korea - Gambar 1776
Ilustrasi - Tangkapan layar seorang tentara yang terluka yang diduga warga Korea Utara dan ditangkap oleh pasukan Ukraina, terlihat dalam video yang diunggah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui media sosial X, Senin (13/1/2025). (dok. ANTARA/X-@ZelenskyyUA/aa).

Manyala.co – Korea Utara akhirnya mengakui untuk pertama kalinya bahwa mereka telah mengirimkan tentaranya untuk membantu Rusia dalam konflik melawan Ukraina.

Menurut laporan media pemerintah KCNA, Senin (28/4), Pyongyang berdalih bahwa keikutsertaan pasukan mereka didasarkan pada perjanjian kerja sama pertahanan bilateral dengan Moskow. KCNA menyebutkan, pasukan Korea Utara berperan aktif dalam “membebaskan wilayah Kursk” berdasarkan instruksi langsung dari Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un, yang telah memberikan izin bagi militer Korut untuk ikut serta dalam perang Rusia-Ukraina.

Dalam laporannya,

memuji pasukan Korut karena “berkontribusi besar dalam menghancurkan kekuatan neo-Nazi Ukraina” dan menonjolkan “kepahlawanan massal, keberanian luar biasa, serta pengorbanan tanpa pamrih” yang ditunjukkan oleh para tentaranya.

Pernyataan resmi dari Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea ini dirilis pada Minggu (27/4), tidak lama setelah Rusia juga untuk pertama kalinya mengonfirmasi keberadaan tentara Korea Utara di medan perang Ukraina. Dalam telekonferensi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Sabtu (26/4), Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Valery Gerasimov, melaporkan bahwa Moskow berhasil merebut kembali sebagian wilayah Kursk yang sempat dikuasai Ukraina dalam serangan mendadak pada Agustus tahun lalu.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Komisi militer Korut menyatakan bahwa keberhasilan operasi tersebut mencerminkan tingginya tingkat kerja sama strategis antara Korea Utara dan Rusia, sekaligus menunjukkan eratnya “aliansi dan persaudaraan” kedua negara.

Keikutsertaan Korea Utara ini berlandaskan Perjanjian Kerja Sama Strategis Komprehensif yang ditandatangani oleh Kim Jong Un dan Vladimir Putin pada Juni 2024. Dalam perjanjian tersebut, kedua negara berkomitmen saling membantu jika salah satu pihak diserang.

Pyongyang menegaskan bahwa keterlibatan militernya di Rusia sesuai dengan ketentuan Piagam PBB dan hukum internasional lainnya.

Kim Jong Un sendiri menyebut bahwa siapa pun yang “berjuang demi keadilan” adalah pahlawan dan “duta kehormatan” bagi tanah air. Ia juga mengumumkan rencana pembangunan monumen di Pyongyang untuk menghormati keberanian tentara Korut yang terlibat dalam perang di Rusia.

Selain itu, Kim berjanji akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga para tentara pemberani tersebut.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Meski begitu, KCNA tidak mengungkapkan secara rinci berapa jumlah pasukan Korea Utara yang diterjunkan ke medan perang. Sementara itu, Pyongyang diduga telah mendapatkan bantuan teknis dari Moskow dalam pengembangan persenjataan sebagai imbalan atas dukungan personel militer tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement