Atasi Banjir dengan Teknologi, Nihon Suido Tawarkan Sistem Real-Time BLITZ GIS ke Pemkot Makassar

Atasi Banjir dengan Teknologi, Nihon Suido Tawarkan Sistem Real-Time BLITZ GIS ke Pemkot Makassar - pemkot makassar,nihon suido,atasi banjir - Gambar 692
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan delegasi Nihon Suido Consultants dari Jepang, usai audiensi membahas penerapan teknologi pemantauan banjir real-time BLITZ GIS di Balai Kota Makassar, Rabu (16/7/2025).

Makassar, Manyala.co — Pemerintah Kota Makassar terus mengupayakan penggunaan teknologi terbaru guna mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di berbagai wilayah.

Salah satu langkah proaktif tersebut ditunjukkan dengan pertemuan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Nihon Suido Consultants, perusahaan asal Jepang yang menawarkan sistem REAL TIME Flood Management BLITZ GIS.

Teknologi berbasis Geographic Information System (GIS) ini mampu memantau kondisi banjir secara langsung dan menyediakan data akurat untuk mendukung langkah pencegahan serta penanggulangan lebih cepat.

Sistem serupa telah sukses diterapkan di beberapa kota di Jepang dan Filipina, dan kini ditawarkan sebagai solusi strategis bagi Makassar agar lebih tangguh menghadapi risiko banjir.

Dalam audiensi tersebut, Perwakilan Nihon Suido Consultants, Mr. Voukushi MA, memaparkan secara detail teknologi BLITZ GIS, yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan memantau kondisi banjir secara real time menggunakan teknologi Geographic Information System (GIS).

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

“Sistem ini BLITZ GIS adalah proyek komprehensif untuk membantu agar bebas dari banjir di masa mendatang,” jelas Voukushi MA, dalam paparan dihadapan Wali Kota Munafri, di Kantor Balai Kota, Rabu (16/7/2025).

“Kami sudah menerapkannya di beberapa kota di Jepang dan Asia Tenggara, salah satunya di Kota Davao, Filipina, yang memiliki karakteristik banjir mirip dengan Makassar,” tambah Mr. Voukushi.

Menurutnya, BLITZ GIS mampu memadukan data pemetaan, sensor curah hujan, dan peringatan dini secara otomatis.

Hal ini memungkinkan pemerintah daerah merencanakan langkah-langkah mitigasi dan penanggulangan banjir lebih cepat dan tepat sasaran.

Mr. Voukushi juga menjelaskan bahwa penerapan BLITZ GIS dapat terintegrasi dengan program-program pencegahan banjir dari Kementerian Jepang yang secara khusus memberikan dukungan teknis dan hibah bagi kota-kota yang berkomitmen memperkuat ketahanan bencana.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

“Jika Makassar ingin mengikuti program kerja sama dengan pemerintah Jepang, ada beberapa prosedur administrasi dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi lebih dulu,” tuturnya.

“Namun kami siap membantu mulai dari penyusunan rencana teknis, studi kelayakan, hingga pelatihan SDM,” lanjutanya.

Selain pemantauan banjir secara langsung, sistem ini juga dilengkapi fitur pelaporan kondisi lapangan berbasis peta interaktif yang bisa diakses oleh instansi terkait maupun masyarakat.

Dengan demikian, proses pengambilan keputusan dalam keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti pembahasan melalui studi teknis lebih rinci dan penyusunan rencana aksi bersama.

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Perkuat Jejaring Gastronomi, Pemkot Makassar Bidik Kuliner Lokal Go International

“Pemerintah Kota Makassar menargetkan dalam waktu dekat akan melakukan telaah mendalam mengenai potensi adopsi sistem BLITZ GIS sebagai bagian dari strategi penanggulangan banjir jangka panjang,” tukasnya, usai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri Arifuddin menyambut baik tawaran teknologi ini. Ia menilai upaya modernisasi sistem pemantauan banjir menjadi salah satu kebutuhan mendesak.

Apalagi, seiring tantangan perubahan iklim yang berdampak pada peningkatan intensitas hujan ekstrem di wilayah Makassar.

“Kami terbuka terhadap inovasi yang terbukti berhasil di negara lain, apalagi jika bisa memperkuat kapasitas pemerintah kota dalam mengantisipasi banjir secara terpadu,” katanya.

“Sistem ini akan kita pelajari lebih detail, termasuk kemungkinan dukungan kesiapan infrastrukturnya,” tambah Munafri.

Ia berharap pertemuan  ini menjadi langkah maju dalam transformasi pengelolaan risiko banjir di Kota Makassar, demi mewujudkan kota yang lebih tangguh, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Munafri menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap terjadi di beberapa titik rawan genangan.

Menurutnya, persoalan banjir di Makassar umumnya bersifat musiman, namun tetap menjadi perhatian serius pemerintah.

“Masalah banjir ini memang berkaitan dengan faktor musiman, terutama saat curah hujan tinggi. Tapi kami tidak tinggal diam,” ungkapnya.

“Sedikit demi sedikit kami terus benahi kondisi drainase di berbagai wilayah dan sudut kota,” tambah Appi.

Ia menyebutkan bahwa Pemkot Makassar telah melakukan berbagai upaya perbaikan infrastruktur drainase, saluran air, serta sistem pembersihan lingkungan secara berkala.

“Tidak hanya perbaikan fisik, sistem pembersihan drainase juga kami tingkatkan. Pembersihan dilakukan secara rutin untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak tersumbat sampah,” tuturnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement