Isu Bentrokan Mahasiswa Palopo dan Makassar Dibantah, Ketua Umum Semut Hitam: Itu Hoaks

Isu Bentrokan Mahasiswa Palopo dan Makassar Dibantah, Ketua Umum Semut Hitam: Itu Hoaks - bentrokan,mahasiswa,palopo,makassar - Gambar 517
Ketua umum Semut Hitam Indonesia, Syarifuddin yang akrab di panggil Bang Puput.

Makassar, Manyala.co – Isu yang menyebutkan adanya bentrokan antara mahasiswa asal Palopo dan Makassar karena sentimen suku dipastikan tidak benar dan merupakan informasi palsu atau hoaks.

Semut Hitam Indonesia, sebuah organisasi kemahasiswaan yang berfokus pada pelestarian budaya, dengan tegas membantah isu tersebut dan menyerukan agar seluruh mahasiswa, khususnya di Makassar, mengedepankan nilai-nilai luhur budaya Bugis Makassar dalam setiap interaksi.

Isu bentrokan yang berpotensi memecah belah ini ditengarai muncul dari kesalah pahaman atau provokasi pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ketua umum Semut Hitam Indonesia, Syarifuddin yang akrab di panggil Bang Puput dalam keterangannya, menekankan pentingnya menjaga nama baik dan persatuan di kalangan mahasiswa yang merupakan agen perubahan, (26/7/2025).

 “Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya dan hanya bertujuan memecah belah kita,” ujarnya dengan nada tegas.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Lebih lanjut, Ketua Semut Hitam menguraikan tiga prinsip utama dalam budaya Bugis Makassar yang wajib dipegang teguh sebagai pedoman interaksi sosial:

  • Siri’ Na Pacce: Konsep ini bukan hanya tentang harga diri, tetapi juga rasa malu dan belas kasihan. “Siri’ na pacce mengajarkan kita untuk menjaga kehormatan diri dan orang lain, serta memiliki empati terhadap sesama. Ini adalah fondasi utama dalam membangun hubungan yang harmonis,” jelasnya.
  • Ade’: Menegaskan pentingnya hukum adat, etika, dan norma yang berlaku. “Ade’ adalah panduan kita dalam bertindak dan berperilaku. Dengan memegang teguh ade’, kita bisa menghindari konflik dan hidup berdampingan dengan damai, saling menghargai perbedaan,” tambahnya.
  • Reso: Prinsip ini mendorong semangat bekerja keras, ketekunan, dan pantang menyerah. “Reso bukan hanya tentang mencapai kesuksesan pribadi, tetapi juga tentang berkontribusi positif bagi komunitas.

Semangat reso akan membuat kita fokus pada prestasi dan pengembangan diri, bukan pada hal-hal yang memecah belah,” pungkasnya.

Dengan mengedepankan ketiga prinsip budaya Bugis Makassar ini, Ketua Semut Hitam berharap seluruh elemen mahasiswa dapat membangun iklim kampus yang kondusif, penuh toleransi, dan saling mendukung.

“Marilah kita fokus pada belajar, berprestasi, dan berkontribusi untuk kemajuan bersama, bukan terjerumus dalam isu-isu yang tidak berdasar,” tutupnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang salah dan menguatkan kembali semangat persatuan di kalangan mahasiswa, khususnya di tengah keberagaman suku dan daerah yang ada di Makassar.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement