PDIP Disebut Akan Ditekan Hingga 7% di Pemilu 2029, PAN Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rekayasa Politik

PDIP Disebut Akan Ditekan Hingga 7% di Pemilu 2029, PAN Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rekayasa Politik - PDIP - Gambar 484
PDIP Disebut Akan Ditekan Hingga 7% di Pemilu 2029, PAN Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rekayasa Politik.

Manyala.co – Isu mengenai adanya upaya untuk mereduksi suara PDI Perjuangan hingga hanya tersisa 7 persen di Pemilu 2029 kembali mencuat ke publik, setelah pernyataan keras dari politisi senior PDIP, Ribka Tjiptaning. Ia mengklaim telah mendengar informasi bahwa ada pihak-pihak tertentu yang memiliki skenario politik untuk meruntuhkan kekuatan partainya secara sistematis. Menurut Ribka, strategi seperti itu justru berpotensi menciptakan efek sebaliknya: kebangkitan besar-besaran di internal kader PDIP.

Ribka mengungkapkan bahwa informasi tentang target 7 persen tersebut sudah beredar di kalangan tertentu, dan ia meyakini bahwa pihak yang merancang strategi itu telah salah kalkulasi. “Mereka kira dengan menekan kita suara akan menyusut. Padahal justru akan ada konsolidasi besar-besaran. Semakin ditekan, PDI Perjuangan itu justru semakin solid,” ujarnya dalam pernyataan di kantor DPP PDIP, Minggu, 27 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa tekanan atau intimidasi hanya akan memperkuat gerakan akar rumput partai.

Tak hanya itu, Ribka juga mengangkat kekhawatiran mengenai penggunaan hukum sebagai alat untuk melemahkan partai. Menurutnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menjadi sasaran utama dalam strategi tersebut, meskipun yang tampak di permukaan adalah tekanan terhadap Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. “Hasto itu sasaran antara, tapi yang mereka tuju sebenarnya Ibu Mega,” kata Ribka, sembari menambahkan bahwa PDIP saat ini merasa masih dizalimi secara hukum.

Menanggapi pernyataan Ribka, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyatakan bahwa tuduhan semacam itu sulit diterima logika dalam iklim demokrasi saat ini. Ia menilai bahwa era intimidasi dan manipulasi politik sudah tidak relevan dan cenderung bertentangan dengan prinsip keterbukaan yang dianut bangsa ini.

Dalam keterangan kepada wartawan pada Senin, 28 Juli 2025, Viva menegaskan bahwa praktik rekayasa politik akan sangat sulit dilakukan dalam konteks demokrasi digital yang semakin matang. “Di era digital saat ini, netizen, khususnya kalangan milenial, menjadi pengawas aktif terhadap seluruh proses politik. Mereka ada hampir 24 jam, dan sulit sekali untuk menyembunyikan hal-hal manipulatif dari pengawasan publik,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Selain itu, Viva menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menegakkan demokrasi yang bersih, transparan, dan konstitusional. Ia menilai, sistem yang berjalan saat ini memberikan jaminan terhadap hak-hak politik seluruh partai dan menjauhkan kemungkinan praktik intimidatif. “Tidak ada lagi ruang bagi siapa pun untuk melakukan tekanan politik terhadap partai manapun. Pemerintah juga menjunjung tinggi supremasi hukum dan hak rakyat sebagai pemegang kedaulatan,” ucapnya.

PAN pun tidak ingin berspekulasi lebih jauh soal siapa pihak yang dimaksud Ribka Tjiptaning dalam pernyataannya. Viva mengatakan bahwa semua partai politik memiliki hak untuk bersuara, namun tuduhan semacam itu sebaiknya disertai bukti agar tidak memicu kegaduhan yang tidak produktif. Ia juga menambahkan bahwa PAN siap berdiri bersama partai manapun untuk menjaga demokrasi tetap sehat dan berjalan di atas koridor konstitusi.

Di sisi lain, pernyataan Ribka mencerminkan keresahan yang dirasakan sebagian kalangan internal PDIP terhadap dinamika politik menjelang 2029. Ia menyebut bahwa skenario pelemahan partai lewat tekanan hukum dan strategi politik tertentu bisa menjadi bumerang bagi pelakunya. “Jangan remehkan semangat kami. Kalau terus ditekan, yang ada justru gelombang konsolidasi nasional,” ujarnya.

Ribka juga menyoroti bahwa tekanan hukum terhadap tokoh PDIP bukan hanya menyasar elite partai, tetapi memiliki efek psikologis terhadap konstituen dan jaringan kader di lapangan. Ia menyerukan agar semua pihak menjunjung tinggi etika dalam berpolitik dan tidak menjadikan hukum sebagai alat kekuasaan.

Dengan latar suasana yang semakin panas menjelang kontestasi 2029, pernyataan Ribka dan tanggapan dari PAN menunjukkan bagaimana arena politik nasional sudah mulai dipenuhi dengan aroma persaingan tajam. Namun, di balik tensi itu, publik tetap berharap bahwa semangat demokrasi tetap dijaga dan tidak dikaburkan oleh agenda-agenda tersembunyi.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom