Timnas Indonesia Tanpa Ole Romeny di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026? Ragnar Oratmangoen Jadi Alternatif?

Timnas Indonesia Tanpa Ole Romeny di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026? Ragnar Oratmangoen Jadi Alternatif? - Timnas - Gambar 334
Ole Romeny debut bersama Timnas Indonesia. (dok. Getty Images/Eurasia Sport Images)

Manyala.co – Situasi pelik tengah dihadapi Timnas Indonesia menjelang bergulirnya putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Salah satu pilar utama di lini serang, Ole Romeny, dikabarkan belum pulih dari cedera dan diragukan tampil dalam dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak.

Cedera tersebut didapatkan pemain berusia 25 tahun itu saat membela klubnya, Oxford United, dalam laga uji coba menghadapi Arema FC di ajang Piala Presiden 2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 8 Juli itu menjadi titik awal masalah. Romeny mengalami benturan keras dengan winger Arema FC, Paulinho Moccelin, yang membuatnya harus ditarik keluar sebelum babak pertama berakhir.

Tak tanggung-tanggung, kondisi yang dialaminya memaksanya naik meja operasi pada Kamis, 17 Juli 2025. Operasi itu dilakukan untuk memulihkan cedera kaki yang tergolong cukup serius. Sejak saat itu, penyerang kelahiran Nijmegen, Belanda tersebut masih dalam tahap pemulihan dan belum mendapatkan lampu hijau dari tim medis untuk kembali berlatih penuh.

Sinyal Bahaya untuk Lini Serang Timnas

Kondisi ini tentu menjadi perhatian besar bagi pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Ole Romeny bukan sekadar pengisi pos lini depan, tetapi telah menunjukkan kontribusi nyata. Dalam empat pertandingan terakhir bersama skuad Garuda, ia sukses mencatatkan tiga gol ke gawang lawan-lawan tangguh seperti Australia, China, dan Bahrain.

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Menurut pengamat sepak bola nasional, Erwan Hendarwanto, kehilangan sosok seperti Romeny bukan perkara sepele. Ia menilai bahwa pemain dengan gaya bermain seperti Romeny cukup langka di skuad saat ini. “Sosok penyerang murni yang selama ini dicari oleh Timnas, ada pada Ole. Kehadirannya memberi keseimbangan di depan karena dia punya postur, daya tahan, serta insting mencetak gol yang tajam,” ujar Erwan yang juga menjabat sebagai asisten pelatih PSIM Yogyakarta.

Ia menambahkan bahwa opsi pengganti yang tersedia saat ini mayoritas bertipe berbeda, lebih mengandalkan kecepatan dan pergerakan tanpa bola, bukan pengganti yang benar-benar mirip secara karakteristik.

Ragnar Oratmangoen Dinilai Paling Dekat Karakter

Meski mengakui bahwa mencari pengganti sepadan akan sulit, Erwan menyebut satu nama yang cukup layak dicoba mengisi kekosongan tersebut: Ragnar Oratmangoen. Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu disebut memiliki kombinasi kekuatan fisik dan kecepatan, meski bukan tipikal striker murni seperti Romeny.

“Ragnar bisa diandalkan dalam hal penguasaan bola. Saat Indonesia menyerang, kita butuh pemain yang bisa memegang bola lebih lama, menjaga ritme agar tidak langsung kehilangan bola. Ragnar punya itu,” jelas Erwan.

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Namun, situasi Ragnar pun belum sepenuhnya ideal. Ia dilaporkan masih dalam proses pemulihan cedera yang dideritanya beberapa pekan terakhir. Kendati begitu, Erwan tetap optimis dan berharap Ragnar dapat kembali pulih tepat waktu dan memberi opsi yang solid bagi Kluivert di lini serang.

Jadwal Krusial di Depan Mata

Tantangan besar sudah menanti Timnas Indonesia. Pada fase keempat nanti, Garuda tergabung dalam Grup B bersama dua kekuatan besar di kawasan Asia Barat: Arab Saudi dan Irak. Dua laga perdana akan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang.

Pertandingan pertama dijadwalkan melawan Arab Saudi pada 8 Oktober, disusul laga menghadapi Irak pada 11 Oktober. Kedua pertandingan itu akan digelar di King Saud University Stadium, Riyadh, markas Arab Saudi yang terkenal angker bagi tim-tim lawan.

Di atas kertas, baik Arab Saudi maupun Irak jelas lebih unggul dalam hal pengalaman serta kedalaman skuad. Arab Saudi, misalnya, merupakan tim langganan tampil di putaran final Piala Dunia, termasuk edisi 2022 di Qatar. Sementara Irak memiliki skuad muda yang sedang berkembang dan berpengalaman di pentas Piala Asia dan ajang regional lainnya.

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

PR Besar untuk Kluivert

Dengan kondisi seperti ini, pekerjaan rumah besar berada di pundak pelatih Patrick Kluivert. Tanpa penyerang utama seperti Romeny, Kluivert harus segera memetakan strategi yang tepat dan memilih pemain yang bisa mengisi kekosongan peran tersebut secara efektif.

Pengalaman Ragnar di level Eropa tentu jadi nilai plus, tetapi jika ia belum sepenuhnya fit, maka opsi lain seperti Rafael Struick, Ramadhan Sananta, atau bahkan eksperimen menempatkan gelandang serang sebagai false nine bisa dipertimbangkan.

Yang pasti, kehilangan sosok Ole Romeny menjelang pertandingan penting ini menjadi alarm dini bagi Timnas Indonesia. Jika Ragnar Oratmangoen tak kunjung pulih, Patrick Kluivert perlu berpikir kreatif dan cepat dalam menemukan formula terbaik. Sebab, dua laga awal nanti kemungkinan besar akan menentukan peluang Indonesia melaju lebih jauh di jalur menuju Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda: Ivar Jenner Belum Dipromosikan, Thom Haye Tanpa Klub

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement