Manyala.co – Sebuah mobil pengangkut uang milik Bank Negara Indonesia (BNI) yang membawa dana lebih dari Rp4,6 miliar terbakar di wilayah Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis pagi.
Kapolsek Tinambung IPTU Muh. Azharil Naufal membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan, kebakaran terjadi saat mobil sedang dalam perjalanan melakukan pengisian uang ke sejumlah mesin ATM di Kabupaten Polman dan Majene.
“Personel segera mengamankan area kebakaran dan membantu proses pemadaman. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Polman untuk olah TKP,” ujar Azharil.
Asal Api dari Dalam Kabin
Kanit Pamobvit Polres Polman IPTU Indah Dewi menjelaskan, kebakaran berawal saat rombongan pengawalan uang dari Polres Polman dan pihak Swadharma Sarana Informatika (SSI) tengah melanjutkan tugas distribusi uang menggunakan mobil Daihatsu Gran Max bernomor polisi B 9345 PCU.
Sekitar pukul 10.30 Wita, tim yang terdiri dari empat petugas dijemput oleh Aditia Hismunandar, Wakil Pimpinan SSI Polman, untuk melanjutkan perjalanan ke Majene. Dalam perjalanan, salah satu anggota mencium bau bensin di dalam mobil dan sempat memeriksa kemungkinan kebocoran, namun tidak menemukan sumbernya.
Usai melakukan pengisian uang di ATM BNI Amazon Wonomulyo, posisi sopir digantikan oleh Surya (31), karyawan SSI. Beberapa menit kemudian, saat kendaraan melintas di wilayah Palippis, asap tiba-tiba keluar dari bagian tengah kabin di bawah jok, diikuti munculnya kobaran api.
“Kami langsung berhenti dan keluar dari mobil. Tapi uang di dalam tidak sempat diselamatkan karena kunci kontak tertinggal di dalam,” ungkap salah satu petugas.
Rp4,6 Miliar Diduga Hangus Terbakar
Mobil tersebut diketahui membawa uang tunai senilai Rp5,2 miliar yang terdiri dari Rp3,4 miliar pecahan Rp100 ribu dan Rp1,8 miliar pecahan Rp50 ribu. Sebagian uang, sekitar Rp1 miliar, telah digunakan untuk pengisian dua mesin ATM, masing-masing di depan Kantor Bupati Polman sebesar Rp400 juta dan di ATM Amazon Wonomulyo senilai Rp600 juta.
Dengan demikian, sekitar Rp4,6 miliar uang tunai diduga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Tinambung dan Campalagian tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.50 Wita.
“Seluruh bagian mobil hangus terbakar, namun beruntung tidak ada korban jiwa,” kata Imran, Kepala UPTD Damkar Polman.
Polisi Dalami Penyebab
Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Dugaan sementara bisa karena kebocoran bahan bakar atau korsleting listrik. Namun kami masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Proses olah tempat kejadian perkara berakhir sekitar pukul 16.00 Wita. Polisi bersama pihak BNI Cabang Polman masih melakukan pendataan terhadap sisa uang yang mungkin dapat diselamatkan. Hingga Kamis malam, belum ada laporan resmi mengenai nilai pasti kerugian yang ditanggung pihak bank.
































