Warga Daya Keluhkan Pasokan Air PDAM Lima Hari Terhenti

PDAM
PDAM Makassar (Dok : Int).

Makassar, Manyala.co – Warga Kelurahan Daya di Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar, melaporkan terhentinya pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama lima hari terakhir. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan luas karena berdampak langsung pada kebutuhan dasar rumah tangga, sementara pihak PDAM belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab gangguan layanan.

Sejumlah warga menyebut pasokan air di wilayah tersebut mati total sejak akhir pekan lalu. Ketiadaan air menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk mandi, mencuci, dan memasak. Nasir, salah satu pelanggan, mengatakan gangguan Air PDAM kali ini merupakan yang terpanjang yang pernah mereka alami.

“Terganggu sekali karena tidak ada sama sekali air yang bisa dipakai. Ini sudah lima hari lebih air tidak mengalir,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kejadian seperti ini sebelumnya tidak pernah terjadi. “Baru kali ini begini, biasanya tidak,” katanya.

Warga menyampaikan bahwa keluhan telah disampaikan kepada pihak PDAM Kota Makassar melalui layanan pengaduan. Namun hingga Selasa malam belum ada tindak lanjut maupun informasi penyebab berhentinya aliran air. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena tagihan PDAM tetap berjalan meski layanan tidak diterima penuh oleh pelanggan.

Akibat terputusnya pasokan air, banyak warga terpaksa mencari sumber air alternatif. Sebagian menggunakan sumur bor yang menurut mereka memiliki bau tidak sedap dan tidak layak untuk keperluan konsumsi. Air hujan dari penampungan juga menjadi pilihan beberapa warga untuk mencuci atau pekerjaan rumah lainnya. “Kalau mandi, masih bisa pakai air seadanya. Kalau masak, harus pakai air galon,” kata seorang warga.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Ketergantungan pada sumber air alternatif membawa risiko kesehatan dan ekonomi. Penggunaan air sumur yang tidak memenuhi standar dapat memunculkan potensi penyakit berbasis air. Selain itu, pembelian air galon untuk kebutuhan dapur meningkatkan pengeluaran rumah tangga, terutama bagi warga berpenghasilan rendah. Situasi ini menambah tekanan di tengah keluhan yang belum direspons oleh penyedia layanan.

Warga berharap PDAM Makassar segera melakukan pemeriksaan jaringan distribusi di Kelurahan Daya dan memberikan informasi resmi terkait penyebab gangguan. Mereka juga meminta adanya penanganan cepat untuk memastikan layanan air bersih kembali normal.

“Kalau cuma sehari airnya mati tidak masalah, ini sudah berhari-hari. Kami minta tolong ke PDAM Kota Makassar agar segera melihat kondisi air di wilayah kami,” kata Nasir.

Hingga laporan ini disusun, wartawan telah mencoba mengonfirmasi keluhan tersebut kepada PDAM Makassar, namun belum mendapat tanggapan. Tidak adanya penjelasan resmi membuat penyebab gangguan air masih belum dapat dipastikan. Dokumen teknis terbaru mengenai kondisi jaringan di wilayah Biringkanayya juga belum tersedia secara publik.

Krisis layanan air bersih secara berulang dapat berdampak pada kepercayaan publik terhadap pengelolaan infrastruktur air minum. Pemerintah daerah dan PDAM diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan kapasitas distribusi untuk memitigasi gangguan panjang seperti yang terjadi di Daya. Kepastian layanan air menjadi krusial di tengah peningkatan populasi Makassar dan kebutuhan air harian yang terus bertambah.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement