Manyala – Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas merespons kabar terkait oknum personel Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio yang diduga bergabung ke tentara Rusia setelah meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi.
Menkum Supratman pun menegaskan, jika kabar itu benar maka status kewarganegaraan Bripda Muhammad Rio otomatis hilang karena menjadi tentara asing tanpa izin dari Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau benar bergabung dan menjadi tentara asing tanpa izin presiden otomatis kewarganegaraannya hilang, sama seperti Satria Kumbara,” kata Supratman, dikutip dari iNews, Sabtu, (17/1/2026).
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto membeberkan bahwa Bripda Muhammad Rio usai desersi diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia dan berperang melawan Ukraina.
“Rio diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia serta disebut-sebut berada di wilayah Donbass, kawasan yang dikenal sebagai salah satu daerah konflik antara Rusia dan Ukraina,” kata Joko Krisdiyanto dalam keterangannya.
Joko mengungkapkan, Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri. Adapun putusan sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.
“Kasus tersebut telah mendapatkan putusan melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan Nomor: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Salah satu isi putusannya adalah sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun,” kata Joko.
Kemudian, tidak masuk kantor untuk melaksanakan dinas tanpa keterangan yang jelas terhitung sejak Senin, 8 Desember 2025. Tiba-tiba, Rio mengirimkan pesan WhatsApp kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, serta PS Kasubbagrenmin Rabu, 7 Januari 2026.
“Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah,” ucap Joko.
































