480.757 Peserta PBI BPJS Banten Nonaktif

BPJS
480.757 Peserta PBI BPJS Banten Nonaktif.

Manyala.co – Sebanyak 480.757 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di Provinsi Banten dinonaktifkan sejak 1 Februari 2026 akibat pemutakhiran data nasional, namun layanan kesehatan diminta tetap berjalan, kata Gubernur Banten Andra Soni.

Penonaktifan tersebut menyusul kebijakan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026. Kebijakan ini berdampak pada ratusan ribu peserta PBI-JK di Banten yang statusnya berubah menjadi nonaktif.

Andra menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien meskipun status kepesertaan PBI-JK mereka sedang nonaktif. “Tidak ada pengurangan kuota atau anggaran. Ini murni penyesuaian data agar bantuan tepat sasaran,” kata Andra, Selasa (10/2/2026).

Ia menyebut peserta nonaktif yang tengah menjalani rawat inap di rumah sakit milik provinsi dapat diaktifkan kembali melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten dengan pengurusan oleh pihak rumah sakit. Sementara untuk pasien rawat jalan, reaktivasi dilakukan melalui Dinas Sosial kabupaten/kota.

Menurut Andra, pemerintah daerah tidak menonaktifkan peserta jaminan kesehatan yang dibiayai APBD, kecuali karena meninggal dunia, pindah domisili, atau perubahan segmen kepesertaan. Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan pengurangan jumlah penerima bantuan, melainkan penyesuaian berbasis tingkat kesejahteraan.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan sebagian peserta dinonaktifkan karena tidak lagi masuk kategori desil 1–5 dalam klasifikasi kesejahteraan. Pada saat yang sama, pemerintah pusat mengalihkan dan menambah peserta baru dari kelompok yang dinilai lebih berhak.

Di Banten, pemerintah pusat menambah 424.960 peserta PBI-JK dari pengalihan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda desil 1–5. “Pemutakhiran ini bukan pengurangan, tapi penyesuaian berbasis desil. Peserta yang keluar dari desil 1–5 dinonaktifkan, lalu digantikan oleh warga yang masuk kategori tersebut,” ujar Ati.

Rincian peserta nonaktif dan dialihkan tersebar di delapan kabupaten/kota. Kabupaten Lebak mencatat 179.588 peserta nonaktif dan 92.320 dialihkan. Kabupaten Pandeglang 43.284 nonaktif dan 23.944 dialihkan. Kabupaten Serang 49.069 nonaktif dan 31.862 dialihkan. Kota Cilegon 8.603 nonaktif dan 5.710 dialihkan.

Kota Serang mencatat 11.240 nonaktif dan 82.486 dialihkan. Kabupaten Tangerang 95.604 nonaktif dan 92.225 dialihkan. Kota Tangerang 72.893 nonaktif dan 74.367 dialihkan. Kota Tangerang Selatan 20.476 nonaktif dan 22.046 dialihkan.

Dinas Kesehatan Banten telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan agar tetap melayani peserta PBI-JK nonaktif, terutama pasien kronis dan katastropik. Pengurusan administrasi dapat diwakili keluarga melalui Dinas Sosial setempat.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan skema bantuan bagi warga tidak mampu di luar desil 1–5 yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit milik provinsi, dengan syarat membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM). Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasien yang terdampak langsung oleh penonaktifan tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement