Enam Variasi Kurma Goreng Tepung untuk Takjil

Kurma
Enam Variasi Kurma Goreng Tepung untuk Takjil.

Manyala.co – Sejumlah variasi kurma goreng tepung menjadi pilihan takjil populer selama Ramadhan 2026, menawarkan kombinasi rasa manis dan gurih dengan tekstur renyah yang mudah dibuat di rumah.

Kurma selama ini identik sebagai menu pembuka puasa karena kandungan gula alaminya yang membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Di tengah tren kreasi takjil rumahan, olahan kurma goreng tepung kembali diminati karena menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan konsumsi kurma segar.

Setidaknya terdapat enam variasi yang banyak dipraktikkan. Pertama, kurma goreng tepung krispi klasik yang menggunakan adonan tepung terigu, vanili, sedikit garam, dan air hingga kental. Kurma yang telah dibuang bijinya dicelupkan ke adonan lalu digoreng hingga berwarna keemasan. Beberapa resep menambahkan bubuk kunyit untuk menghasilkan warna kuning alami.

Kedua, kurma isi keju goreng tepung. Kurma ukuran besar diisi cream cheese atau potongan keju cheddar sebelum dilapisi adonan tepung terigu dan tepung beras. Penambahan baking powder dan air es bertujuan menciptakan tekstur renyah saat digoreng.

Ketiga, variasi dengan tepung roti sebagai lapisan luar. Setelah diisi keju, kurma dibaluri tepung beras tipis, dicelupkan ke telur, lalu digulingkan dalam tepung roti. Proses pelapisan dapat diulang untuk menghasilkan tekstur lebih tebal dan garing.

Mengenal Empat Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak

Keempat, kurma goreng dengan campuran tepung beras, tepung gandum, dan tepung jagung yang dipadukan air kapur. Air kapur digunakan untuk membantu menciptakan tekstur lebih rangup. Adonan harus dijaga agar tidak terlalu cair agar melekat sempurna pada permukaan kurma.

Kelima, kurma isi cokelat leleh. Potongan cokelat batang, baik dark cooking chocolate maupun milk chocolate, dimasukkan ke dalam kurma sebelum dibalut adonan tepung. Hidangan ini disarankan disajikan hangat agar cokelat tetap meleleh saat disantap.

Keenam, kurma goreng tepung dengan taburan wijen. Wijen dapat dicampurkan langsung ke adonan atau digulingkan di permukaan kurma setelah dilapisi adonan basah. Saat digoreng, wijen menghasilkan aroma khas dan tekstur tambahan.

Secara umum, bahan utama yang digunakan meliputi kurma, tepung terigu, tepung beras, air atau air es, serta minyak goreng. Variasi isian seperti keju, cokelat, atau wijen menjadi pembeda rasa dan tekstur.

Kunci menghasilkan kurma goreng tepung yang renyah terletak pada kekentalan adonan dan suhu minyak. Penggunaan air es pada adonan serta penambahan tepung beras kerap disebut membantu menciptakan lapisan lebih krispi.

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Ramadhan di Indonesia identik dengan tradisi berbuka menggunakan takjil manis. Selain kolak dan gorengan, kreasi berbahan kurma berkembang sebagai alternatif praktis. Hingga kini, belum ada data resmi mengenai peningkatan konsumsi kurma olahan pada Ramadhan 2026, namun pelaku usaha kuliner rumahan melaporkan minat masyarakat terhadap variasi takjil kreatif terus bertambah.

Kreasi kurma goreng tepung dinilai mudah dibuat karena tidak memerlukan teknik memasak kompleks dan bahan relatif sederhana. Dengan kombinasi rasa manis alami kurma dan lapisan gurih renyah, hidangan ini menjadi salah satu opsi takjil yang banyak dipilih keluarga selama bulan puasa.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement