Serangan Israel di Gaza Tewaskan 11 Orang

Gaza
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 11 Orang

Manyala.co – Sedikitnya 11 warga Palestina tewas setelah serangan udara Israel menghantam tenda pengungsi di wilayah utara dan permukiman di Khan Younis, Jalur Gaza, pada Minggu (15/2/2026), menurut otoritas kesehatan setempat, di tengah gencatan senjata yang rapuh.

Serangan pertama dilaporkan menyasar kamp tenda pengungsi di Jabalia, Gaza utara. Sumber medis menyatakan empat hingga enam warga sipil tewas ketika pesawat tempur Israel menggempur area padat penduduk tersebut. Beberapa korban disebut merupakan keluarga yang berlindung akibat konflik berkepanjangan.

Di waktu hampir bersamaan, serangan lain terjadi di Khan Younis, Gaza selatan. Otoritas kesehatan setempat melaporkan lima orang meninggal dunia dalam insiden terpisah itu. Jumlah total korban tewas dari dua lokasi tersebut mencapai sedikitnya 11 orang, meski angka rinci korban per lokasi masih bervariasi.

Sumber keamanan Palestina juga mengonfirmasi kematian Sami al-Dahdouh, yang disebut sebagai komandan lapangan dari kelompok Jihad Islam Palestina, dalam serangan di lingkungan Tel al-Hawa, Kota Gaza.

Kelompok Hamas mengecam serangan tersebut dan menuding Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata. “Israel melakukan pembantaian baru terhadap pengungsi dan ini adalah eskalasi kriminal yang jelas,” ujar juru bicara Hamas, Hazem Qassem, seperti dikutip media regional.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Militer Israel, atau Israel Defense Forces, menyatakan serangan udara dilakukan secara presisi dan sesuai hukum internasional. Pihak militer menyebut operasi itu sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas, termasuk aktivitas militan dari jaringan terowongan bawah tanah. Hingga Minggu malam, belum ada rincian lebih lanjut dari pihak militer mengenai target spesifik di lokasi pengungsian.

Data Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan bahwa sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober, lebih dari 570 hingga 600 warga Palestina dilaporkan tewas dalam berbagai insiden keamanan. Angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Secara keseluruhan, otoritas kesehatan Gaza mencatat lebih dari 71.820 warga Palestina meninggal sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023. Israel memulai operasi militernya setelah serangan lintas batas oleh Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, menurut data pemerintah Israel sebelumnya.

Situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Organisasi medis internasional, termasuk Doctors Without Borders, dilaporkan menghentikan operasional di Rumah Sakit Nasser karena kekhawatiran keamanan menyusul kehadiran pria bersenjata di area fasilitas kesehatan tersebut.

Lonjakan kekerasan terbaru terjadi menjelang pertemuan perdana Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan dijadwalkan berlangsung di Washington pada 19 Februari 2026. Delegasi dari sekitar 20 negara disebut akan membahas kerangka resolusi konflik jangka panjang serta rencana rekonstruksi Gaza.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Trump sebelumnya menyatakan negara-negara anggota dewan berkomitmen menyediakan dana hingga 5 miliar dolar AS untuk mendukung rekonstruksi wilayah tersebut. Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada rincian resmi mengenai mekanisme distribusi atau jadwal pencairan dana.

Di tengah upaya diplomatik itu, ketegangan di lapangan tetap tinggi. Kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata, sementara korban sipil terus bertambah. Belum ada konfirmasi independen mengenai rincian lengkap korban dan dampak kerusakan akibat serangan terbaru hingga Minggu malam waktu setempat.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement