TNI Siapkan 8.000 Personel untuk Misi Gaza

TNI

Manyala.co – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan hingga 8.000 prajurit untuk misi perdamaian dan kemanusiaan di Gaza, dengan target kesiapan penuh paling lambat akhir Juni 2026, meski jadwal keberangkatan masih menunggu keputusan politik pemerintah.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai waktu pemberangkatan pasukan. Rencana tersebut masih berada pada tahap persiapan internal dan menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

“Berdasarkan info yg kami dapatkan, sampai saat ini belum ada keputusan politik negara mengenai tanggal keberangkatan TNI ke Gaza. Sebagaimana disampaikan oleh Kabiro Humas Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, bahwa rencana pengiriman sekitar 8 ribu personel masih dalam tahap persiapan dan menunggu keputusan Presiden RI,” kata Donny kepada media, Senin (16/2/2026).

Pengiriman pasukan direncanakan dalam konteks partisipasi Indonesia pada Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Inisiatif tersebut bertujuan mendukung stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Secara internal, TNI telah menggelar Rapat Penyiapan Satuan Tugas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia di Markas Besar TNI pada 12 Februari 2026. Rapat itu menetapkan format pasukan dalam bentuk brigade komposit dengan kekuatan sekitar 8.000 personel.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

“Di internal TNI sendiri, Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia yg digelar 12 Februari 2026 di Mabes TNI, baru sampai tahap menetapkan bahwa pasukan disiapkan dalam format brigade komposit berjumlah 8 ribu personel,” ujar Donny.

Ia menjelaskan tahapan persiapan meliputi pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan administrasi yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Februari 2026. Gelar kesiapan pasukan direncanakan pada akhir bulan yang sama.

Sekitar 1.000 personel ditargetkan berada dalam kondisi siap berangkat pada awal April 2026. Sementara seluruh elemen brigade komposit yang berjumlah 8.000 prajurit ditargetkan siap diberangkatkan paling lambat akhir Juni 2026.

“Adapun timeline yang disusun adalah pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari, gelar kesiapan pasukan pada akhir Februari, sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026, dan seluruh elemen 8 ribu personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026,” kata Donny.

Ia menegaskan istilah “siap berangkat” tidak berarti pasukan telah diberangkatkan, melainkan berada dalam kondisi siap digerakkan sewaktu-waktu sesuai keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Rencana pengiriman pasukan ini muncul di tengah dinamika keamanan di Gaza serta pembahasan internasional mengenai skema gencatan senjata dan rekonstruksi. Pemerintah Indonesia sebelumnya menyatakan komitmen pada solusi kemanusiaan dan dukungan terhadap stabilitas kawasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari Kementerian Pertahanan mengenai detail mandat operasi, aturan pelibatan, maupun koordinasi dengan otoritas internasional terkait. Keputusan akhir tetap berada pada otoritas politik pemerintah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement