Netanyahu Ancam Pemimpin Tertinggi Iran di Tengah Eskalasi Konflik

Netanyahu
PM Israel Benjamin Netanyahu (Dok. Reuters)

Manyala.co – Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Israel, menjadi yang pertama sejak dimulainya operasi militer bersama antara Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Ketegangan di kawasan meningkat sejak operasi militer dimulai pada 28 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Netanyahu memberikan sinyal bahwa para pemimpin organisasi yang dianggap sebagai ancaman tidak akan memperoleh jaminan keselamatan dari Israel.

“Saya tidak akan memberikan asuransi jiwa kepada para pemimpin organisasi radikal,” kata Netanyahu dalam konferensi pers tersebut.

Namun Netanyahu tidak menjelaskan secara rinci tindakan apa yang mungkin diambil Israel terhadap kepemimpinan Iran ke depan.

“Saya tidak bermaksud memberikan pesan yang pasti di sini mengenai apa yang sedang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan,” ujarnya.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Ancaman tersebut juga diarahkan kepada pemimpin kelompok Hizbullah di Lebanon, Naim Qassem. Netanyahu memperingatkan bahwa Israel akan terus mengambil tindakan terhadap kelompok tersebut jika serangan terhadap wilayah Israel berlanjut.

“Kami akan menuntut harga yang mahal dari Hizbullah, dan lebih baik bagi pemerintah Lebanon untuk bergerak lebih dulu dan ikut serta dalam langkah ini,” kata Netanyahu.

Ketegangan regional meningkat setelah serangkaian serangan balasan terjadi antara Israel dan kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Iran di kawasan Timur Tengah. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kelompok Hizbullah meluncurkan serangan roket sebagai respons atas kematian pemimpin tertinggi Iran sebelumnya.

Ali Khamenei dilaporkan tewas di tengah eskalasi militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026. Setelah kematiannya, Majelis Ahli Iran menunjuk putra keduanya, Mojtaba Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai figur yang relatif tertutup di ruang publik Iran. Ia jarang tampil dalam pidato politik maupun kegiatan publik, meskipun selama beberapa tahun terakhir sering disebut sebagai salah satu kandidat kuat penerus kepemimpinan ayahnya.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Dalam konferensi pers tersebut, Netanyahu juga melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan baru Iran. Ia menyebut Mojtaba Khamenei sebagai sosok yang tidak tampil secara terbuka di hadapan publik dan menudingnya sebagai “boneka Pasukan Garda Revolusi”.

Netanyahu menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran bertujuan melemahkan dua pilar utama kekuatan pertahanan negara tersebut, yakni Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dan pasukan paramiliter Basij.

Menurut Netanyahu, beberapa serangan udara Israel juga telah menewaskan sejumlah ilmuwan nuklir Iran yang terlibat dalam pengembangan program nuklir negara tersebut.

Ia menambahkan bahwa operasi militer Israel juga bertujuan mencegah Iran memindahkan fasilitas nuklir dan program rudal balistiknya ke lokasi bawah tanah yang lebih sulit dijangkau.

Netanyahu mengatakan bahwa kondisi Iran saat ini telah berubah setelah serangkaian serangan militer yang berlangsung hampir dua pekan.

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

“Iran tidak lagi sama,” kata Netanyahu.

Ia juga menyinggung kemungkinan perubahan rezim di Iran sebagai dampak dari konflik yang sedang berlangsung, meskipun ia menegaskan bahwa masa depan politik Iran pada akhirnya ditentukan oleh rakyat negara tersebut.

“Pada akhirnya, itu tergantung pada kalian. Itu ada di tangan kalian,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa dirinya menjalin komunikasi intensif dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai perkembangan konflik.

Hingga laporan ini disusun, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan terbaru Netanyahu tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement