Trump Sinyalkan Operasi Militer AS terhadap Iran Segera Berakhir

Trump
Trump Sinyalkan Operasi Militer AS terhadap Iran Segera Berakhir.

Manyala.co – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberi sinyal bahwa operasi militer terhadap Iran dapat segera dihentikan. Ia menyatakan bahwa hampir tidak ada lagi target strategis yang tersisa bagi militer Amerika Serikat untuk diserang.

Dalam wawancara dengan media Axios yang dikutip AFP, Trump menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri konflik sepenuhnya berada di tangannya.

“Kapan pun saya ingin perang ini berakhir, maka akan berakhir,” kata Trump.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan politik dan ekonomi terhadap pemerintahannya, terutama akibat lonjakan harga minyak global yang terjadi sejak eskalasi konflik di Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu ketegangan di sejumlah jalur energi global, termasuk di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.

Rusia Kirim 13 Ton Bantuan Obat ke Iran

Pada Rabu (11/3/2026), Iran dilaporkan menembaki dua kapal komersial di jalur pelayaran tersebut. Salah satu kapal dilaporkan mengalami kebakaran setelah insiden tersebut.

Menanggapi situasi itu, Trump menyatakan keamanan di Selat Hormuz akan segera dipulihkan.

“Anda akan melihat keamanan yang luar biasa, dan itu akan terjadi dengan sangat, sangat cepat di selat tersebut,” ujarnya.

Trump juga menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat berhasil menghancurkan sebagian besar kapal penyebar ranjau milik Iran dalam satu malam operasi militer. Namun, ia menambahkan bahwa dirinya tidak yakin Iran benar-benar telah menempatkan ranjau di jalur pelayaran tersebut.

Selain itu, Trump kembali menegaskan klaim bahwa kekuatan militer Iran telah mengalami kerusakan signifikan akibat operasi militer yang dilancarkan Amerika Serikat.

Netanyahu Ancam Pemimpin Tertinggi Iran di Tengah Eskalasi Konflik

Ia menyebut bahwa angkatan laut, angkatan udara, sistem pertahanan udara, serta sejumlah pemimpin Iran telah “lenyap” akibat serangan tersebut.

Operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran sebelumnya dilaporkan melibatkan pesawat tempur canggih seperti F-35C Lightning II yang ditempatkan di kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) dalam rangka mendukung operasi militer yang disebut Operation Epic Fury pada awal Maret 2026.

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menyatakan bahwa tujuan utama serangan militer tersebut adalah memastikan Iran tidak mampu mengembangkan senjata nuklir serta menghentikan program rudal balistik Teheran.

Namun Trump tidak secara eksplisit menyatakan bahwa operasi militer itu bertujuan mengganti pemerintahan Iran, meskipun pemimpin tertinggi negara tersebut sebelumnya dilaporkan meninggal di tengah konflik yang sedang berlangsung.

Hingga kini, kepemimpinan Iran berada di tangan Mojtaba Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi sebelumnya, Ali Khamenei.

Trump Ancam Iran Terkait Dugaan Ranjau di Selat Hormuz

Trump juga menolak memberikan komentar ketika ditanya apakah Amerika Serikat akan menyatakan kemenangan dalam konflik tersebut selama kepemimpinan Iran masih berada di tangan Mojtaba Khamenei.

Sementara itu, spekulasi politik berkembang di Washington mengenai kemungkinan pemerintah AS mengurangi intensitas operasi militer menjelang pemilihan paruh waktu Kongres pada November mendatang.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan bahwa perang melawan Iran akan terus berlanjut sampai seluruh tujuan strategis tercapai.

Iran juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan perlawanan. Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Rabu mengklaim telah menyerang dua kapal dagang di Selat Hormuz, masing-masing berbendera Liberia dan Thailand.

Hingga laporan ini disusun, belum ada konfirmasi independen mengenai dampak penuh dari serangan tersebut maupun jumlah korban yang mungkin terjadi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom