Armada Laut AS Perkuat Kehadiran di Timur Tengah

AS
Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz. (Dok. Shutterstock).

Manyala.co – Amerika Serikat mengerahkan kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln ke wilayah operasi Armada ke-5 AS di Laut Arab, bergabung dengan gugus kapal serbu amfibi USS Kearsarge. Pengerahan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington, Israel, dan Teheran, menyusul konflik bersenjata yang terjadi pada pertengahan 2025.

Sejumlah analis pertahanan menilai kehadiran armada tersebut mencerminkan peningkatan kesiapan militer AS untuk melancarkan operasi skala besar di kawasan timur tengah. Armada itu mencakup kapal induk kelas Nimitz, kapal serbu amfibi, serta beberapa kapal perusak berpeluru kendali yang dinilai telah berada dalam jangkauan serangan terhadap Iran, meski belum menempati posisi operasional akhir.

Pemerintah Iran menyatakan tengah bersiap menghadapi kemungkinan serangan lanjutan dari Amerika Serikat dan Israel. Otoritas Teheran menuding pengerahan kekuatan militer AS sebagai bagian dari upaya tekanan strategis yang bertujuan melemahkan stabilitas internal Iran sebelum tindakan militer dilakukan.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuduh Amerika Serikat berusaha merusak kohesi sosial Iran dengan menggambarkan negara tersebut berada dalam kondisi darurat. Ia menyebut narasi tersebut sebagai bagian dari strategi konflik yang lebih luas. “Upaya menggambarkan Iran dalam keadaan darurat itu sendiri merupakan bentuk peperangan,” kata Larijani, seperti dikutip The Guardian.

Militer AS pada akhir pekan lalu juga mengumumkan rencana latihan gabungan di kawasan tersebut. Latihan itu disebut bertujuan menunjukkan kemampuan Amerika Serikat dalam mengerahkan, mempertahankan, dan mengoperasikan kekuatan udara tempur di wilayah konflik.

Ribuan Warga Spanyol Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Sejumlah negara kawasan, termasuk Uni Emirat Arab, menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun perairannya digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Namun, analis menilai keberadaan kapal induk AS di Laut Mediterania dan Laut Arab memungkinkan Washington melancarkan operasi tanpa bergantung pada izin negara ketiga.

Ketegangan ini terjadi di tengah tekanan ekonomi dan sosial yang dihadapi Iran. Data resmi menunjukkan tingkat inflasi bulanan Iran mencapai sekitar 60 persen, memperburuk penurunan daya beli masyarakat. Meski demikian, sebagian warga Iran yang menentang pemerintahan ulama sejak 1979 menolak perubahan rezim yang dipaksakan dari luar negeri.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah laporan yang menyebut adanya kontak diplomatik antara utusan khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Baghaei memperingatkan bahwa pengerahan pasukan dan ancaman militer bertentangan dengan prinsip sistem internasional. “Jika prinsip-prinsip itu dilanggar, ketidakamanan akan menimpa semua pihak,” ujarnya.

Di dalam negeri Iran, situasi keamanan tetap menjadi sorotan. Lembaga pemantau HAM Human Rights Activists News Agency melaporkan sedikitnya 5.419 orang tewas dalam penindasan demonstrasi, dengan sekitar 17.000 kematian lainnya masih dalam proses verifikasi. Namun, Pelapor Khusus PBB untuk Iran, Mai Sato, menyatakan angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen hingga Selasa malam.

Di Eropa, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan akan merekomendasikan agar Uni Eropa mempertimbangkan penetapan Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi terlarang, menandai meningkatnya tekanan internasional terhadap Teheran.

Gelombang Besar “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Angkat Berbagai Aspirasi Masyarakat di Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesehatan

02

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

03

La Tinro Minta Penguatan Tata Kelola Olahraga untuk Mendukung Peningkatan Prestasi Atlet

04

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

05

Di Bawah Kepemimpinan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang, Kabupaten Enrekang Raih WTP dari BPK RI

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement