Manyala — PT Nindya Karya (Persero) kembali memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur strategis pemerintah dengan mengambil langkah penting melalui Penandatanganan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan 8 tower hunian vertikal pada kawasan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Wilayah Perencanaan (WP) 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara atas prakarsa badan usaha (unsolicited PPP) pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Acara dihadiri langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono beserta jajaran, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah, Direktur Pengembangan Bisnis & SDM Eduard Batubara, Direktur Operasi 2 Arif Putranto, serta para tamu undangan dan pelaku usaha.
Proyek pembangunan ini mencakup area lahan seluas 68.390 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 82.666 meter persegi, yang merangkum 8 tower dengan kapasitas total 288 unit (masing-masing unit seluas 190 meter persegi). Delapan tower yang dikelola oleh PT Nindya Estate Management selaku anak perusahaan PT Nindya Karya (Persero) ini, dirancang khusus untuk mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal bagi aparatur sipil negara (ASN) serta menunjang ekosistem pendukung pemerintahan di IKN.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dalam kesempatannya menyampaikan, dengan adanya kegiatan ini, dapat berpotensi menambah lapangan pekerjaan terutama di IKN.
“Saat ini telah tersedia sekitar 10.000 lapangan pekerjaan di IKN, dan penyelenggaraan kegiatan ini memiliki potensi besar untuk semakin memperluas kesempatan kerja serta menggerakkan roda perekonomian lokal bagi masyarakat sekitar.” ungkap kepala OIKN.
Sementara itu, dalam sambutannya, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada OIKN atas kepercayaan yang diberikan serta menyampaikan manfaat penting dalam proyek tersebut.
“Adapun pembangunan hunian 8 tower memiliki peran penting dalam pembangunan ibu kota nusantara dalam mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal, menunjang aktivitas aparatur negara, serta membangun kualitas kehidupan di IKN” ungkap Firmansyah
Disisi lain, Direktur Pengembangan Bisnis & SDM PT Nindya Karya (Persero) Eduard Batubara mengungkapkan rasa bangganya atas keterlibatan perusahaan dalam proyek ini. beliau menyampaikan bahwa melalui skema KPBU, proyek ini juga mencerminkan kolaborasi pemerintah dan badan usaha dalam mendorong penyediaan infrastruktur strategis dengan tata kelola, akuntabilitas, dan orientasi kinerja jangka panjang.
PT Nindya Karya (Persero) siap mengerahkan seluruh sumber daya dan kapabilitas terbaiknya dengan menerapkan standar construction excellence guna memastikan proyek selesai tepat waktu, memenuhi standar mutu tertinggi, serta mengutamakan aspek keselamatan di setiap tahapan pekerjaan.

































