Manyala.co — Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengajak masyarakat menggunakan masker di tengah kondisi kualitas udara yang buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik yang terjadi di Enrekang, Kalimantan, maupun Papua.
Ajakan tersebut disampaikan Yusuf Ritangnga saat membagikan masker kepada warga di persimpangan lampu merah Kota Enrekang, Rabu (14/10/2026).
“Kita ingatkan warga yang beraktifitas di luar rumah untuk pakai masker. Udara kita saat ini sedang buruk akibat Karhutla,” kata Yusuf Ritangnga.
Bupati Enrekang berharap, penggunaan masker dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat dan melindungi warga dari paparan asap.
“Kita berharap kondisi kesehatan warga bisa terus terjaga,” kata Yusuf Ritangnga.
Dalam kegiatan tersebut, Yusuf Ritangnga membagikan masker bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang.
Warga tampak antusias menerima masker dan langsung mengenakannya saat berhenti di lampu merah.
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Sulawesi Selatan secara umum sempat masuk kategori tidak sehat.
Namun, BMKG memprediksi intensitas kabut asap tebal akan mulai berkurang secara bertahap pada 15 hingga 16 Oktober 2026.

































