MAKASSAR, Manyala – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Tallo bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Berjalan Indonesia (PERSEJASI) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Induk Olahraga Sepak Bola Berjalan (Walking Football) di Kompleks SDI Rappojawa, Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Sosialisasi ini diikuti oleh puluhan guru PJOK se-Kecamatan Tallo sebagai upaya memperkenalkan sekaligus mendorong pengembangan olahraga sepak bola berjalan di lingkungan sekolah.
Hadir sebagai narasumber, Sarifuddin Arham, pelatih dan wasit nasional Walking Football yang telah meraih medali dan trofi dalam kejuaraan tingkat nasional. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa sepak bola berjalan merupakan olahraga yang mengedepankan keamanan, inklusivitas, kebugaran, serta nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.
“Sepak bola berjalan adalah solusi olahraga untuk semua usia. Dalam olahraga ini, peserta tidak diperbolehkan berlari dan melompat sehingga dapat membantu mengurangi risiko cedera. Olahraga ini tetap menjaga kebugaran, sportivitas, dan kebersamaan. Karena itu, sepak bola berjalan sangat potensial untuk dikembangkan, mulai dari anak-anak sekolah dasar hingga kalangan orang tua,” ujar Sarifuddin Arham di hadapan para peserta.
Ia juga menjelaskan bahwa Walking Football memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran PJOK di tingkat sekolah dasar, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Dengan penerapan yang sesuai, olahraga ini diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan fisik yang menyenangkan sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Ketua KKG PJOK Kecamatan Tallo, Akhwil Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah nyata untuk mendukung pengembangan olahraga masyarakat, sejalan dengan program Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan Festival Olahraga Kota (FORKOT) Makassar 2026.
Menurutnya, pengenalan sepak bola berjalan kepada para guru PJOK diharapkan dapat memperluas pilihan aktivitas olahraga di sekolah serta membuka peluang bagi peserta didik untuk mengenal dan mengembangkan potensi mereka dalam cabang olahraga tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PERSEJASI Kota Makassar dan Kepala Sekolah SDI Rappojawa 71. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan terhadap pengenalan dan pengembangan olahraga sepak bola berjalan di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Tallo dapat mulai menerapkan sepak bola berjalan sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler PJOK. Selain meningkatkan kebugaran dan menanamkan nilai sportivitas, program ini juga diharapkan dapat mempersiapkan atlet-atlet muda untuk berpartisipasi dalam ajang FORKOT Makassar 2026.
Sosialisasi ditutup dengan praktik langsung teknik dasar Walking Football yang dipandu oleh tim PERSEJASI Kota Makassar. Para peserta mengikuti sesi praktik dengan antusias sebagai bentuk pengenalan terhadap aturan, teknik, dan penerapan olahraga sepak bola berjalan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan Walking Football yang lebih luas di Kecamatan Tallo, sekaligus memperkuat sinergi antara guru PJOK, sekolah, dan organisasi olahraga dalam membudayakan aktivitas fisik yang sehat, aman, dan menyenangkan.

































