Yusril Belum Ungkap Aktor Intelektual di Balik Penyadapan Presiden Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara soal aktor intelektual di balik penyadapan Presiden Prabowo Subianto hingga politisi. Foto: Humas Menko Kumham Imipas.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara soal aktor intelektual di balik penyadapan Presiden Prabowo Subianto hingga politisi. Foto: Humas Menko Kumham Imipas.

Jakarta, Manyala.co – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara mengenai dugaan adanya aktor intelektual di balik kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto hingga sejumlah politisi. Namun, ia mengaku belum dapat memastikan siapa pihak yang berkepentingan maupun pihak yang berada di balik praktik penyadapan tersebut.

“Untuk apa penyadapan ini digunakan, siapa yang berkepentingan, apakah ada aktor intelektual di balik penyadapan ini, itu masih wallahualam bissawab ya,” ujar Yusril dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Yusril menegaskan, penegakan hukum tidak boleh didasarkan pada dugaan semata. Menurutnya, penyidik harus mengedepankan bukti untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

“Kita boleh menduga-duga, tapi hukum itu tidak boleh ditegakkan duga-duga. Hukum itu harus bicara dengan bukti,” tegasnya.

Ia juga menyebut kasus penyadapan tersebut masih berpotensi berkembang seiring berjalannya proses penyidikan. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat di luar tiga tersangka yang telah ditahan.

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Sebut Masalah Serius bagi Negara

“Karena proses pengembangan terhadap kasus ini akan berjalan dan nanti akan menjadi terbuka untuk siapa, untuk kepentingan apa penyadapan dan intersepsi ini dilakukan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan adanya keterlibatan pihak asing dalam penyadapan terhadap Presiden Prabowo, Yusril mengaku belum dapat memberikan kepastian. Ia menegaskan, hingga saat ini penyidik belum bisa menjawab kemungkinan tersebut.

“Apakah juga akan ada mungkin ada keterlibatan pihak asing, sampai hari ini kita belum dapat menjawab pertanyaan itu,” ujarnya.

Dalam perkara ini, tiga perwira tinggi Polri berinisial LSP, ASN, dan EH telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sementara itu, satu orang lainnya berinisial SU masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 258 KUHP, Pasal 332 ayat (1) dan (2) KUHP, serta Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Uang Palsu Rp 980 Juta Diduga untuk Danai Demo di Jakarta, Pemilik Dijanjikan Rp 300 Juta

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Yusril Belum Ungkap Aktor Intelektual di Balik Penyadapan Presiden Prabowo

02

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Sebut Masalah Serius bagi Negara

03

Tembus Rp5 Triliun, Investasi Makassar Tumbuh Signifikan Sepanjang 2026

04

Uang Palsu Rp 980 Juta Diduga untuk Danai Demo di Jakarta, Pemilik Dijanjikan Rp 300 Juta

05

Kesejahteraan Petani Meningkat, NTP Oktober 2026 Cetak Rekor 132,60

06

Festival Bulan Budaya Makassar Sukses Digelar, Ribuan Pengunjung Nikmati Pentas Seni dan UMKM

07

Prabowo Pimpin Ratas, Ekonomi Indonesia Menguat dengan Surplus Dagang US$10,61 Miliar

08

Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 12 Juta, Tertinggi Sejak 2020

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement