Bahlil: Indonesia Setop Impor Solar Tahun Ini

Bahlil
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana, Jakarta, Rabu (11/2/2026).(Sekretariat Presiden )

Manyala.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia menghentikan impor bahan bakar minyak jenis solar pada 2026. Kebijakan ini ditopang peningkatan kapasitas produksi kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan serta implementasi campuran biodiesel 40 persen (B40).

“Ini sejarah pertama dalam sejarah peradaban bangsa kita. Pasti importir sakit kepala ini,” ujar Bahlil saat memberikan taklimat dalam Sidang Dewan Pleno 2026 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Makassar, Minggu (15/2/2026).

Bahlil menjelaskan konsumsi solar nasional mencapai sekitar 39 juta kiloliter per tahun, sementara produksi dalam negeri sebelumnya berada di kisaran 16 juta kiloliter. Dengan tambahan kapasitas dari RDMP Balikpapan dan program B40, kebutuhan solar domestik diklaim tidak lagi bergantung pada impor.

RDMP Balikpapan mampu memproduksi sekitar 5 juta kiloliter bensin dan 3,9 juta kiloliter solar per tahun. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. Kilang itu diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026.

Adapun skema B40 berarti setiap 100 persen solar yang dipasarkan terdiri dari 60 persen solar berbasis fosil dan 40 persen biodiesel berbahan baku minyak nabati. “Maka tahun ini dengan B40, tidak lagi kita melakukan impor solar,” kata Bahlil.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Ia menyatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi menuju swasembada energi. Bahlil juga mengakui langkah itu berpotensi memicu kritik di ruang publik. “Setelah beberapa waktu ke depan mungkin saya akan dibully di media sosial, tetapi tidak apa-apa,” ujarnya.

Menurut dia, pihak yang paling terdampak adalah importir energi. Bahlil menyebut total impor energi Indonesia mencapai sekitar Rp520 triliun, mencakup impor BBM dan bahan baku liquefied petroleum gas (LPG). “Importir-importir ini adalah yang paling mendapatkan manfaat dari ketidakmampuan kita untuk bagaimana mendorong swasembada,” kata dia.

RDMP Balikpapan merupakan proyek kilang terbesar di Indonesia dengan nilai investasi sekitar Rp123 triliun. Proyek milik PT Pertamina (Persero) itu menjadi bagian dari upaya modernisasi dan peningkatan kompleksitas kilang nasional guna mengurangi ketergantungan pada impor produk BBM.

Indonesia selama bertahun-tahun mengimpor solar untuk menutup selisih antara konsumsi dan produksi domestik. Ketergantungan tersebut membuat neraca perdagangan energi tertekan, terutama saat harga minyak global meningkat. Pemerintah sebelumnya juga menjalankan program mandatori biodiesel secara bertahap, dari B20 hingga B35, sebelum meningkat ke B40 pada 2026.

Hingga Minggu malam, belum ada rincian resmi mengenai proyeksi neraca solar nasional pascaimplementasi penuh B40, termasuk potensi dampaknya terhadap harga dan distribusi di dalam negeri. Pemerintah juga belum merinci skema pengawasan untuk memastikan pasokan tetap stabil sepanjang tahun.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wabup Enrekang Serahkan Bingkisan kepada Veteran pada HUT ke-81 TNI

02

Dikbud Enrekang Raih Juara 1 Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI Tingkat OPD

03

Kejari dan Pemkab Enrekang Mulai Revitalisasi Sarana Pendidikan, Anggaran TK Pembina Rp1,34 Miliar

04

Wabup Enrekang Dorong Pemerataan Listrik, 9 Titik Lisdes Siap Dikembangkan

05

Bupati Enrekang Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

06

Pemkab Enrekang Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Periode 2026–2031

07

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement