Era Transportasi Laut Gratis Dimulai, Pete-pete Laut Wujudkan Keadilan untuk Warga Pulau Makassar

Pete-pete laut mulai beroperasi melayani warga kepulauan Makassar secara gratis, menjadi wujud nyata keadilan pembangunan hingga pulau terluar.
Pete-pete laut mulai beroperasi melayani warga kepulauan Makassar secara gratis, menjadi wujud nyata keadilan pembangunan hingga pulau terluar.

Makassar, Manyala.co – Pemerataan pembangunan tak lagi berhenti di daratan Kota Makassar semata. Pada momentum Refleksi Akhir Tahun 2025, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham meneguhkan kembali ikhtiar menghadirkan keadilan pembangunan yang merambat hingga ke wilayah kepulauan, menjangkau pulau-pulau terluar yang selama ini terhampar di batas cakrawala.

Melalui layanan transportasi laut antarpulau bertajuk Pete-pete Laut, pasangan bertagline MULIA menghadirkan solusi konektivitas yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat pulau.

Program ini tidak hanya menjadi realisasi janji politik, tetapi juga wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjembatani akses sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik bagi warga kepulauan Kota Makassar.

Hadirnya Pete-pete Laut yang beroperasi secara gratis menjadi langkah strategis dalam memperkuat mobilitas antarpulau, memangkas kesenjangan layanan, serta membuka ruang percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini tergolong terluar, terpencil, dan terjauh (3T).

Dengan konektivitas yang semakin baik, pemerintah berharap denyut pembangunan dapat dirasakan secara merata, dari pusat kota hingga pulau-pulau terluar Makassar.

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Kapal tersebut, bagian dari janji politik pasangan Tagline MULIA itu, sehingga direalisasikan. Kini transportasi laut kapal antar pulau yang disebut “Pete-pete Laut” sudah ada dan siap beroperasi antar pulau di wilayah Kota Makassar, ini juga bagian dari janji politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada kampanye 2024 lalu.

Dari tiga kapal akan disiapkan, kini satu unit siap beroperasi secara gratis, memenuhi harapan warga pulau. Adapun rute kapal sejis kayu tersebut menyusuri beberapa pulau untuk melayani kebutuhan masyarakat di Kecamatan Pulau Sangkarang, diantaranya, Lae-lae, Pulau Barrang Caddi.

Pulau Barrang Lompo.

Dan juga empat pulau terluar lainya yakni Pulau Langkai, Pulau Lanjukkang, Pulau Lumu-Lumu, dan Pulau Bone Tambu. Jarak pulau-pulau tersebut sangat jauh dari daratan Kota Makassar, bahkan beberapa di antaranya termasuk kategori pulau terluar, terpencil, dan terjauh (3T).

Sehingga peningkatan konektivitas menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di kepulauan ini.

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, menyatakan siap menjalankan program prioritas Wali Kota Makassar, terkait layanan angkutan laut antarpulau bertajuk Pete-pete Laut, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat kepulauan secara gratis.

Kepala Bidang Angkutan Umum dan Prasarana Dishub Makassar, Jusman, mengatakan bahwa bantuan kapal tersebut sangat strategis dan dibutuhkan oleh masyarakat pulau, khususnya di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarang.

Menurutnya, layanan ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan konektivitas antarpulau yang selama ini masih terbatas.

“Program Pete-pete Laut ini merupakan program prioritas Wali Kota Makassar (pak Munafri), dan sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di pulau. Karena itu, kapalnya sudah ada, siap beroperasi tahun ini,” ujar Jusman, Senin (/22/2025).

Saat ini, Dishub Makassar telah menyiapkan satu unit kapal kayu bernama “KM Banawa Nusantara 27”, dengan kapasitas angkut sekitar 20 hingga 25 penumpang.

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

Kapal tersebut telah dinyatakan siap beroperasi dan mendukung tahap awal pelaksanaan layanan transportasi laut antarpulau. Hadirnya kapal. Sebagai manifestasi pembuktian kinerja Munafri Arifuddin pemerataan dan pemberdayaan pembangunan di Pulau.

Jusman menjelaskan, untuk tahap awal, Dishub Makassar merencanakan pelayanan ke enam pulau, dengan pembagian rute atau trip berdasarkan jarak dan kapasitas kapal.

Rute pertama atau trip satu dirancang melayani jalur Pelabuhan Kayu Bangkoa ke Pulau Lae-lae, kemudian Pulau Kodingareng selanjutnya Pulau Barrang Caddi dan Pulau Barrang Lompo, kemudian kembali ke Makassar melalui jalur yang sama daratan Kota.

“Trip pertama ini menjadi fokus uji coba awal karena jaraknya relatif dekat dan sesuai dengan kapasitas kapal. Rute ini direncanakan dapat beroperasi setiap hari,” jelasnya.

Sementara itu, trip kedua direncanakan untuk menjangkau wilayah pulau yang lebih jauh dan masuk kategori pulau terluar, yakni dari Pulau Barrang Lompo menuju Pulau Lumu-Lumu, Pulau Langkai, Pulau Lanjukkang, hingga Pulau Bone Tambu, sebelum kembali ke Barrang Lompo dan Makassar.

Namun demikian, Jusman menegaskan bahwa untuk tahap awal operasional, kapal KM Banawa Nusantara 27 akan difokuskan terlebih dahulu pada trip satu, sambil menunggu hasil kajian lanjutan terkait kondisi jalur, waktu tempuh, serta faktor keselamatan pelayaran.

“Karena kapasitas kapal masih terbatas, maka untuk sementara kami fokuskan pada track satu sebagai uji coba awal,” tuturnya.

“Untuk jadwal dan jam operasional, saat ini masih dalam tahap pengkajian, yang pasti kapal sudah ada, jika ada izin bisa jalan,” sambung Jusman.

Dengan hadirnya layanan Pete-pete Laut, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat menghadirkan transportasi laut yang aman, terjangkau, dan merata, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintahan MULIA dalam membangun Makassar dari darat hingga wilayah kepulauan terdekat dna terluar.

Dishub Makassar juga, akan melakukan survei lapangan secara menyeluruh, termasuk survei teritorial dan survei jalur pelayaran, guna memastikan tidak ada hambatan teknis serta mengetahui secara pasti waktu tempuh antarpulau.

“Kami akan melakukan survei real, menghitung berapa menit kapal menyeberang dari satu pulau ke pulau lain, dan berapa jam waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke Makassar. Semua ini untuk memastikan layanan berjalan aman dan efektif,” tambah Jusman.

Terkait jumlah armada, Jusman menyebutkan bahwa tahun ini baru satu unit kapal yang disiapkan untuk operasional.

Namun, Pemerintah Kota Makassar telah menganggarkan penambahan dua unit kapal pada tahun 2026, sehingga total armada Pete-pete Laut nantinya menjadi tiga unit kapal.

“Kalau realisasinya sesuai rencana, totalnya nanti ada tiga kapal. Ini tentu akan sangat membantu meningkatkan frekuensi dan jangkauan layanan ke pulau-pulau,” ujarnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

02

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

03

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

04

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

05

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

06

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

07

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

08

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement