Fadli Zon Apresiasi Relaksasi Anggaran, Tetap Komit Jalankan Efisiensi di Kementerian Kebudayaan

Fadli Zon Apresiasi Relaksasi Anggaran, Tetap Komit Jalankan Efisiensi di Kementerian Kebudayaan - Fadli Zon - Gambar 1569
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (dok. Instagram/fadlizon)

Manyala.co – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap langkah relaksasi anggaran yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan sebagai bagian dari kebijakan fiskal terbaru pemerintah. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu dalam mengoptimalkan program kerja kementeriannya di tengah tantangan pembiayaan.

“Relaksasi ini sangat positif dan tentu sangat membantu pelaksanaan program-program kebudayaan nasional,” ujar Fadli saat ditemui di Jakarta pada Selasa (6/5).

Namun begitu, Fadli menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menerapkan prinsip efisiensi pada beberapa pos anggaran. Ia menyebut bahwa meski ada kelonggaran, bukan berarti penggunaan anggaran dilakukan secara boros.

“Ada titik-titik yang tetap kami tekan efisiensinya. Jadi semangatnya adalah kombinasi antara relaksasi dan efisiensi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa efisiensi sebenarnya sudah dijalankan sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan hingga kini masih relevan. Menurutnya, kementeriannya mampu menyesuaikan dengan strategi pembiayaan alternatif.

240 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Tanpa Tes

“Dengan pendekatan seperti kolaborasi publik-swasta (PPP), kerja sama dengan BUMN dan para filantropis, efisiensi ini jadi terasa lebih ringan untuk dijalankan,” tambah Fadli.

Langkah relaksasi anggaran ini menyusul keputusan pemerintah untuk membuka blokir anggaran yang sebelumnya ditahan sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Berdasarkan laporan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN Kita edisi April 2025, total dana yang kini dibuka dari blokir mencapai Rp86,6 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah lebih dulu melaporkan penyelesaian pelaksanaan Inpres kepada Presiden Prabowo pada 7 Maret 2025. Dalam laporannya, ia juga meminta restu untuk merealokasi dan memfokuskan kembali anggaran agar sesuai dengan prioritas pemerintah yang lebih tajam dan terukur.

“Dari Rp86,6 triliun tersebut, sekitar Rp33,11 triliun dialokasikan untuk mendukung restrukturisasi 23 kementerian dan lembaga baru dalam Kabinet Merah Putih. Sisanya, Rp53,49 triliun, diberikan ke 76 kementerian/lembaga lainnya,” ungkap Suahasil dalam pernyataannya, Jumat (2/5).

Dengan dibukanya blokir tersebut, belanja kementerian/lembaga mulai menunjukkan percepatan sejak Maret 2025. Realisasi belanja negara tercatat meningkat signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Menhaj Lantik 174 Pejabat Kemenhaj, Tekankan Integritas dan Persiapan Haji 2027

Data Kementerian Keuangan mencatat, belanja K/L yang pada Januari hanya menyentuh angka Rp24,4 triliun, melonjak ke Rp83,6 triliun di Februari. Kemudian pada Maret, jumlahnya melesat drastis menjadi Rp196,1 triliun naik lebih dari 372 persen dibanding bulan sebelumnya.

Situasi ini menjadi angin segar bagi pelaksanaan program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang kebudayaan. Meski begitu, Fadli Zon menekankan bahwa kebijakan efisiensi tetap menjadi prinsip kerja utama, demi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan seefisien dan setepat mungkin.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement